Sabtu, 25 September 2021

Belum Pernah Dibahas, Program KBS Gubernur Disorot DPRD

Angkasanews.id-
Senin, 15 Maret 2021 | 00:47WIB
1 menit baca
jonaidi SP
16859678893602362891

BENGKULU – Program Kartu Bengkulu Sejahtera (KBS) Gubernur Rohidin Mersyah yang dilaunching dan sempat disaksikan secara langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin beberapa waktu lalu, menjadi sorotan anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Pasalnya, sampai saat ini DPRD Provinsi belum mendapatkan satu pengajuan apapun baik itu dasar hukum penerbitan kartu Bengkulu Sejahtera dimaksud.
Maka dari itu DPRD Provinsi Bengkulu mempertanyakan legal standing atau dasar hukum dan mata anggaran nya.
“Kita dari legislatif provinsi belum mendapat, apakah itu dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau dinas tertentu,” ungkap Anggota Komisi l DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi.
Untuk diketahui, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah telah melaunching program Kartu Bengkulu Sejahtera (KBS) untuk masyarakat Bengkulu yang tercatat telah menyasar sebanyak 33.743 peserta.
Dalam hal ini, Jonaidi dan pihaknya sangat mendukung program tersebut jika memang penting untuk kepentingan rakyat. Tetapi yang menjadi persoalnnya, legal standing-nya belum ada serta kepastian anggaran juga belum diketahui, dari APBD atau bukan.
Mengingat dalam dana APBD Provinsi tahun ini, dipastikan belum ada, karena memang tidak pernah dibahas.\
“Peraturan berupa Peraturan Gubernur (Pergub) atau Peraturan Daerah (Perda) itu penting, karena akan mengatur semuanya, baik itu KBS, anggaran, dan siapa penerima, kategori, realisasi, evaluasi serta penata kelolanya seperti apa. Makanya dengan adanya dasar hukum yang mengatur, masyarakat juga tidak merasa terkecoh,” ujar politisi Gerindra ini pada Sabtu, (13/3).
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring juga mengaku,belum mengetahui anggaran APBD yang akan digunakan untuk program KBS tersebut. Terlebih pengelolaannya nanti seperti apa, namun kartu tersebut telah dibagikan dengan masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat yang telah menerima terkena prank, karena kartu tersebut belum bisa digunakan dan hanya bentuk seremonial semata,” terang politisi Hanura ini.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Helmi : Tak Usah Malu Sedekah, Walaupun Kecil

BENGKULU – Walikota Bengkulu Helmi Hasan angkat bicara mengenai adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang…

Pemilik Warem Bantah Afrijal Minum di Tempatnya

SELUMA – Pemilik Warem di Semidang Alas, Dedi membantah jika Afriadi, minum minuman keras di…

Wabup BS Kunjungi Rutan Banjir

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi,S.Sos mengintruksikan Wakil Bupati (Wabup) BS, H.Rifai…

Diduga Tenggak Miras Oplosan, Warga Ilir Talo Meninggal

SELEBAR – Diduga lantaran usai mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) oplosan disebuah Warung Remang-remang (Warem) seorang…

Program Perumahan Untuk Prajurit Babinsa

BENGKULU SELATAN – Danrem 041/GAMAS Brigjen Yanuar Adil mengatakan adanya inpirasi Program perumahan untuk prajurit…

Pesta Miras, Satpol PP Kembali Amankan Warga

BENGKULU SELATAN – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Bengkulu Selatan…

Perbaikan Jalan Provinsi Sebabkan Truk Sawit Terguling

SENGKUANG JAYA – Kondisi lubang galian perbaikan jalan disepanjang jalan provinsi berdampak negatif pada pengendara…

Bupati Seluma Minta Pemkab BS Tahan Diri

PEMATANG AUR – Setelah resmi menentukan sikap terhadap Permendagri nomor 9 tahun 2020. Dengan cara…

Pikul Beras, Wawali Serahkan Langsung ke Warga Kurang Mampu

BENGKULU – Setelah penyerahan bantuan beras Program Keluarga Harapan dan Doa (PKHD) dilaunching oleh Walikota…

Tebat di Lunjuk Dibangun Tanpa Izin?

LUNJUK – Pembangunan wisata Tebat Ratu, yang berada di Desa Lunjuk, Kecamatan Seluma Barat kabarnya…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading