Kamis, 15 April 2021

Belum Pernah Dibahas, Program KBS Gubernur Disorot DPRD

Angkasanews.id-
Senin, 15 Maret 2021 | 00:47WIB
1 menit baca
jonaidi SP
16859678893602362891

BENGKULU – Program Kartu Bengkulu Sejahtera (KBS) Gubernur Rohidin Mersyah yang dilaunching dan sempat disaksikan secara langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin beberapa waktu lalu, menjadi sorotan anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Pasalnya, sampai saat ini DPRD Provinsi belum mendapatkan satu pengajuan apapun baik itu dasar hukum penerbitan kartu Bengkulu Sejahtera dimaksud.
Maka dari itu DPRD Provinsi Bengkulu mempertanyakan legal standing atau dasar hukum dan mata anggaran nya.
“Kita dari legislatif provinsi belum mendapat, apakah itu dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau dinas tertentu,” ungkap Anggota Komisi l DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi.
Untuk diketahui, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah telah melaunching program Kartu Bengkulu Sejahtera (KBS) untuk masyarakat Bengkulu yang tercatat telah menyasar sebanyak 33.743 peserta.
Dalam hal ini, Jonaidi dan pihaknya sangat mendukung program tersebut jika memang penting untuk kepentingan rakyat. Tetapi yang menjadi persoalnnya, legal standing-nya belum ada serta kepastian anggaran juga belum diketahui, dari APBD atau bukan.
Mengingat dalam dana APBD Provinsi tahun ini, dipastikan belum ada, karena memang tidak pernah dibahas.\
“Peraturan berupa Peraturan Gubernur (Pergub) atau Peraturan Daerah (Perda) itu penting, karena akan mengatur semuanya, baik itu KBS, anggaran, dan siapa penerima, kategori, realisasi, evaluasi serta penata kelolanya seperti apa. Makanya dengan adanya dasar hukum yang mengatur, masyarakat juga tidak merasa terkecoh,” ujar politisi Gerindra ini pada Sabtu, (13/3).
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring juga mengaku,belum mengetahui anggaran APBD yang akan digunakan untuk program KBS tersebut. Terlebih pengelolaannya nanti seperti apa, namun kartu tersebut telah dibagikan dengan masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat yang telah menerima terkena prank, karena kartu tersebut belum bisa digunakan dan hanya bentuk seremonial semata,” terang politisi Hanura ini.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Ratusan Bumdes Mati Suri

PEMATANG AUR – Berbicara terkait dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berada di wilayah…

Pejabatnya Covid-19, DLH Ditutup Sementara

PEMATANG AUR – Berdasarkan izin yang dikeluarkan oleh Ketua Satgas Covid-19 Seluma, untuk mempermudah melakukan…

Bahas Tabat, DPRD Seluma Datangi DPRD BS

BENGKU SELATAN – Tapal batas Seluma dan Kabupaten Bengkulu Selatan, telah final dengan keluarnya keputusan…

Diduga Mabuk, Plt Kadis Dukcapil Kota Dicopot

BENGKULU – Asisten III Setda Kota Bengkulu M Husni ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala…

Kajari Tunggu Hasil Audit Fisik Ahli Gedung Dispendik

SELEBAR – Penanganan kasus dugaan korupsi pada rehab/perluasan gedung Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma pada…

Sidang Mantan Sekwan, Tiga Kali Ditunda

SELEBAR – Sidang terhadap mantan Sekretaris dewan (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma,…

Aman Dikonsumsi, Daging Beredar di BS

BENGKULU SELATAN – Untuk memastikan daging yang beredar di Bengkulu Selatan (BS) layak dikonsumsi warga…

Terkait Covid, 56 Nakes Naik Pangkat

BENGKULU – Pemerintah provinsi Bengkulu memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat kepada tenaga kesehatan (Nakes), khususnya…

Dinas Ketahanan Pangan BS Temukan Bahan Pengawet di Makanan

BENGKULU SELATAN – Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Selatan melakukan pengecekan keamanan pangan masyarakat menjelang bulan…

Komplotan Curnak Dengan Senpi Diduga Kembali Beraksi

LUBUK GILANG – Diduga komplotan Pencurian Ternak (Curnak) dengan menggunakan senjata api, kembali beraksi di…