Selasa, 27 Juli 2021

Gubernur Minta Ada Lompatan Kinerja

Angkasanews.id-
Rabu, 3 Maret 2021 | 01:41WIB
2 menit baca
download
16859678893602362891

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menginginkan adanya transformasi serta lompatan perubahan dalam kinerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu. Melalui pengawasan berjenjang, diharapkan dapat memacu kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam merealisasikan program pembangunan yang telah dirancang.
Hal ini dikatakan Rohidin saat melakukan koordinasi bersama seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemprov Bengkulu, Selasa (2/3).
“Kita hari ini rapat staf dengan pejabat eselon III dan IV. Kita ingin memastikan bahwa fungsi pengawasan itu harus betul – betul secara ketat dilakukan mulai eselon IV, eselon III dan eselon II secara berjenjang selama 6 bulan pertama karena ini menjadi momen untuk mengawal program,” jelas Gubernur Rohidin.
Ia ingin Kasubdit eselon IV dapat mengawasi kinerja stafnya, lalu eselon III mengawasi betul Kasubdit eselon IV yang ada di bawahnya melalui evaluasi kinerja, loyalitas, kedisiplinan termasuk kedalamnya menjaga nama baik daerah.
“Nilai inilah yang akan kita tentukan poin TPP, ketika dia jauh dari skor yang diharapkan, jika dia staf, maka TPP nya akan kita kurangi. Kalau dia pejabat eselon, maka TPP dan tunjangan jabatannya akan kita evaluasi, sekali lagi mengevaluasi bukan Gubernur tetapi kita mintakan fungsi pengawasan berjenjang ini yang betul – betul kita tekankan,” tegas Gubernur Rohidin.
Penekanan yang senada juga disampaikan Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah yang ikut dalam rakor. Ia meminta agar Kepala Dinas, Sekretaris hingga tataran eselon III dan IV termasuk staf harus mampu menjadi satu kesatuan. Menurutnya suatu program akan berjalan dengan baik jika ada komunikasi yang baik antar satu OPD.
Wagub Rosjonsyah pun memastikan bahwa tugas dan fungsi dari masing – masing eselon hingga staf memang sesuai dengan kemampuan yang dia miliki. Ia pun tak segan untuk jemput bola melihat kedaan secara langsung.
“Kita akan mulai membangun sistem, yang pertama kita dahulukan adalah SDM, jadi the ‘right man on the right place,’ harus pas pada basic masing – masing baru kita bicara sistem,” terang Rosjonsyah.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Korupsi DD Kayu Elang, Belum Juga Naik

SELEBAR – Penanganan kasus dugaan korupsi pada program Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa…

,

Kapolres Seluma dan 3 Kapolres di Bengkulu Diganti

BENGKULU – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si dikabarkan mengganti empat kapolres di…

Catut Nama Pejabat Kajati, Oknum Ngaku Bisa Urus Korupsi DAK Seluma

BENGKULU – Penyidikan Kejati Bengkulu menemukan kejanggalan terhadap kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK)…

BS Datangkan 76 Tabung Oksigen dari Lampung

BENGKULU SELATAN – 76 tabung oksigen didatangkan dari Provinsi Lampung untuk RSUHD Manna. Sebab, stok…

DPRD BS Sarankan Cakades Gugat Ke PTUN

BENGKULU SELATAN – Ketua DPRD Bengkulu Selatan (BS), Barli Halim SE menyarankan agara Cakades yang…

BPBD Terima Bantuan WRS

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Daerah (Pemkab Bengkulu Selatan (BS) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Untuk Covid, Gubernur Minta Kades Anggarkan DD 8%

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menetapkan pelaksanaan PPKM tingkat desa dan kelurahan di provinsi…

Sopir Fuso Dirampok di Jalan Lintas Dua Jalur BS

BENGKULU SELATAN – Basarudin Siregar (49) Supir Fuso warga Ponjol Rt.02, Rw 016, Kelurahan Kayuringin…

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Ibu Hamil Meninggal Dunia

NIUR – Ibu hamil warga Desa Niur, Kecamatan Sukaraja yang berdomisili di Kelurahan Betungan, Kota…

Bawa Senpi, Warga Bengkulu Dibekuk

SELEBAR – Tim Puyang Serawai Polres Seluma mengamankan senjata api (Senpi) jenis revolver dari tangan…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading