Kamis, 13 Mei 2021

Kalapas Bantah Ada Jaringan Narkoba Lapas di Rutan Kelas II B

Angkasanews.id-
Rabu, 21 April 2021 | 01:20WIB
1 menit baca
52ec984cc72302fd412e2aa145a6526c_XL
16859678893602362891

BENGKULU – Kepala Rutan Kelas II B Bengkulu Tutut Prasetyo melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Kelas II B Bengkulu Pebbri Yantoni membantah tudingan dugaan keterlibatan pengendalian penjualan narkoba oleh salah satu narapidana di salah satu Rutan dalam wilayah Provinsi Bengkuli
Tudingan jaringan narkoba antar Lapas ini muncul dari hasil ungkap kasus narkoba oleh Subdit II Direktorat Narkoba Polda Bengkulu, maka dijelaskan Pebbri. pihaknya turut membantu untuk melakukan pemeriksaan kepada salah satu warga binaan yang namanya sama seperti disebut tersangka.
“Ini tetap menjadi konsentrasi dan komitmen kami bersama, untuk menjaga kondusipitas Rutan Kelas II B Bengkulu tetap aman dan nyaman,” kata Pebbri.
Lebih lanjut Pebbri menerangkan, bahwa pada hari Jumat (16/4) sekitar pukul 23.30 WIB, Subdit II Direktorat Narkoba Polda Bengkulu beserta tim melakukan pemeriksaan kepada Afriansyah warga binaan yang namanya mirip dengan nama yang disebutkan oleh tersangka kurir sabu. Saat dilakukan pemeriksaan, BAP, dan tes urine menunjukkan hasil negatif dari benda sejenis narkoba.
Hasil pemeriksaan lainnya juga menunjukkan tidak ada indikasi keterlibatan atau pengendalian penjualan narkotika dari dalam Rutan seperti yang disebutkan oleh tersangka. “Kegiatan deteksi dini seperti penggeledahan kamar hunian dan tes urine rutin kami lakukan sebagai langkah dan upaya mencegah adanya benda-benda terlarang berada dalam kawasan Rutan Kelas II B Bengkulu,” terang Pebbri.
Menurut Pebbri, sinergitas terus dijaga dan dilakukan pihaknya bersama aparat penegak hukum dan ia menegaskan pihak nya sudah melakukan segala macam upaya pengamanan serta pencegahan sering dilakukan untuk memutus mata rantai peredaran Narkotika.
“Untuk langkah pencegahan kami setiap minggu melakukan sidak penggeledahan kamar baik sore maupun malam hari, Kita lakukan itu semata-mata mengecek penggunaan handphone dan barang yang mencurigakan apalagi sekarang itu kadang-kadang para tersangka mengatakan bahwa barang itu diperoleh dari Lapas,”ungkapnya.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Mantan Sekwan Seluma Divonis 15 Bulan Penjara

SELEBAR – Mantan (eks) Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Seluma, Eddy Soepriady, M Si, divonis bersalah….

,

Temuan 15 M, Sebabkan BS Gagal WTP

BENGKULU SELATAN – Pemda BS kembali gagal meraih WTP dalam pengelolaan pemerintahan BS tahun ini….

Terjun di Bendungan, Pelajar SMPN 39 Seluma Tenggelam

RANTAU PANJANG – Pelajar kelas II SMPN 39 Seluma, bernama Mikri (13) warga Desa Tebat…

Anggaran Minim, Upayakan Pinjaman Daerah

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE.MM menyampaikan di hadapan anggota DPRD…

Gelar Sholat Id di Masjid, Kapasitas Hanya 50%

PEMATANG AUR – Berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Agama (Kemenag) RI nomor 07 tahun 2021…

Setelah 18 Tahun, Pertama Kalinya Seluma Raih WTP

PEMATANG AUR – Setelah penantian panjang, memasuki usia ke 18 tahun, akhirnya Kabupaten Seluma meraih…

Tabat BS-Seluma Sudah Final

BENGKULU SELATAN – Permasalahan tapal batas (tabat) Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Seluma dinyatakan selesai…

Jabatan Direktum PDAM BS Ramai Peminat

BENGKULU SELATAN – Seleksi calon Direktur PDAM Tirta Manna belum dimulai, karena sampai saat ini…

Hari Ini, Eks Sekwan Jalani Sidang Vonis

SELEBAR – Sesuai dengan jadwal agenda sidang terhadap terdakwa kasus korupsi anggaran BBM dan pemeliharaan…

,

Mantan Wabup Seluma Ditangkap di Hotel

BENGKULU – Setelah diburu sekitar 2 bulan, mantan Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE akhirnya…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading