Sabtu, 6 Maret 2021

Masyarakat Diminta Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Angkasanews.id-
Jumat, 20 November 2020 | 03:09WIB
2 menit baca
Rusdi Bakar
16859678893602362891

BENGKULU – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Dr. Soemarno memimpin rapat Antisipasi Ancaman Bencana Hidrometeorologi di wilayah Provinsi Bengkulu. Kamis (19/11). Dikatakannya, ada tiga fenomena cuaca yang bisa terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu yang menyebabkan bencana hidrometeorologi salah satunya banjir.
Lanjutnya, ini berdasarkan peta monitoring HTH untuk wilayah Provinsi Bengkulu update 11 November 2020 secara umum dalam kategori masih ada hujan (No Drought), sedangkan hari tanpa hujan terjadi dalam kategori sangat pendek (1-5 hari) terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Mukomuko bagian utara, sebagian Kabupaten Bengkulu Utara bagian barat, sebagian Kabupaten Bengkulu Tengah, dan seluruh Kotamadya.
“Ini yang perlu kita waspadai. Apabila ketiga fenomena cuaca ini terjadi dalam waktu yang bersamaan, pastinya seluruh stakeholder akan turun untuk terlibat mengatasi persoalan ini, namun Pemprov akan terus bersumbangsih dalam penanganan bencana yang sudah terjadi atapun prediksi cuaca kedepannya. ” ungkap Soemarno.
“Disampaikan perwakilan beberapa OPD yang hadir, antisipasi dalam penanganan sudah bisa dikatakan siap. Baik itu berupa alat atau fasilitas lainnya. Yang jelas Pemprov akan memback up apa saja yang diperlukan selama fenomena berlangsung,” paparnya.
Sementara itu, dijelaskan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu Rusdi Bakar, Wilayah Indonesia akan mengalami peningkatan musim hujan sebanyak 73% dimulai pada bulan Oktober dan November.
“Saat ini masyarakat diminta untuk waspada dalam menyambut kedatangan musim hujan yang juga dibarengi dengan fenomena La Nina. Mengingat fenomena La Nina yang puncaknya akan berlangsung pada bulan Desember dan Januari,” kata Rusdi.
Rudi juga mengatakan bencana bukanlah tanggung jawab satu instansi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
“Pihak BPBD sendiri berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan seluruh elemen masyarakat, karena yang namanya bencana ini tidak dapat diprediksi kapan datangnya. Selanjutnya, kita akan melakukan gelar pasukan, lalu disitu akan kelihatan nanti kekuatan kita dari segi peralatan bersama Dinas terkait melalui delapan kluster yang dipaparkan dalam rapat tadi,” pungkasnya.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Diduga Ada SPJ Fiktif

Pada Kasus Dugaan Korupsi Anggaran BBM Dan Pemeliharaan Kendaraan Dinas SELEBAR – Dalam sidang terdakwa…

Bupati Seluma dan Bupati BS Bertransformasi Melalui Kolaborasi

BENGKULU SELATAN – Bupati Seluma, Erwin Octavian SE bersama pejabat Seluma hadir di Kabupaten Bengkulu…

Calon Jamaah Haji Wajib Vaksin Divaksin

BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu saat ini sedang mempersiapkan rencana keberangkatan Calon Jamaah Haji…

,

Kebakaran Pagi Tadi, Hanguskan Gudang dan 10M3 Kayu

MUARA DAMAU – Kebakaran terjadi di gudang milik Rohan (68) warga Desa Muara Danau Kecamatan…

Diberi Uang, Remaja Digarap Tetangga

SELEBAR – Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur lagi-lagi kembali terjadi di Kabupatrn Seluma….

Susun RKPD 2022, Bupati Sampaikan Proritas Unggulan

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Badan Perencanaan Daerah (Bapeda-Litbang) mengelar forum…

Gubernur Temui Nelayan Tradisional

BENGKULU – Polemik antar nelayan tradisional dan nelayan trawl yang sempat adu ricuh, ditengahi Gubernur…

IGI Audensi dengan Bupati

PEMATANG AUR – Bupati Seluma Erwin Octavian, SE Selasa siang kemarin, menerima kunjungan Ketua Ikatan…

Tiga Pengemudi Mobil Terlibat Laka Beruntun

TALANG SALING – Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) beruntun terjadi di ruas jalan lintas Kabupaten Seluma, tepatnya…

Okti Sebut Disperindagkop Sepelekan DPRD

PEMATANG AUR – Tidak Tersedianya anggaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Dinas Perindagkop, harus…