Senin, 1 Maret 2021

Pasien Covid Ditelantarkan, Sekda Prov Bungkam Satgas Ngaku Ada Miskoordinasi

Angkasanews.id-
Rabu, 21 Oktober 2020 | 05:28WIB
2 menit baca
Sekda Provinsi Bengkulu
16859678893602362891

BENGKULU – Sekda Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri memilih bungkam ketika ditanya adanya salah satu pasien Covid-19, kasus 836 yang meninggal dunia di RSUD M Yunus Bengkulu, namun dimakamkan tanpa adanya protokol kesehatan. Pasien Covid-19 yang meninggal dunia ini, asal Desa Tebing Kaning Kabupaten Bengkulu Utara. Dia hanya diantarkan sopir ambulance RSUD tanpa adanya pemberitahuan dulu dari Gugus Tugas Provinsi kepada Gugus Tugas Kabupaten Bengkulu Utara.
“Yang mana itu? Kata siapa?,” singkat Hamka sambil meninggalkan wartawan dan masuk ke dalam mobilnya, saat diwawancarai, Selasa (20/10) kemarin.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menegaskan, ada miskoordinasi terkait kejadian tersebut.
Ia menyebutkan bahwa dalam SE Gubernur yang telah disosialisasikan ke Kabupaten/Kota, memang tugas RSUD hanya sebatas memandikan, mengkafani, menyolatkan dan mengantar jenazah.
“Dalam SE Gubernur itu, memang untuk menguburkan itu memang tugasnya masyarakat, dengan mengenakan APD yang disiapkan oleh gugus tugas Kabupaten,” ungkap Herwan.
Diakui Herwan memang sebelum ataupun setelah pengantaran, mereka ini tidak menelpon dulu Satgas Covid-19 yang ada di Kabupaten.
“Harusnya mereka ini telpon dulu ke Satgas Kabupaten, ada yang meninggal, tolong disiapkan. Baru selanjutnya Satgas Kabupaten mengkoordinasikan kepada pihak keluarga pasien, jika tidak sanggup maka Satgas Kabupaten yang akan menangani,” kata Herwan.
Sementara itu, Direktur RSUD M Yunus Bengkulu, Zulkimaulub Ritonga saat dikonfirmasi melalui telepon menyatakan, masalah tersebut memang terjadi karena adanya miskoordinasi.
“Kondisi yang dilakukan oleh kita selaku pihak Rumah Sakit memang ada miskoordinasi saja. Dari petugas kita di sini memasukkan ke grub Dinas Sosial,” ujarnya.
Zulki mengatakan, Rumah Sakit sendiri bukan institusi yang memiliki wilayah. Berbeda halnya dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) ataupun Dinas Sosial (Dinsos) baik provinsi maupun Kabupaten/Kota yang memiliki wilayah.
“Jadi di sini bukan lagi peran kita Rumah Sakit yang harusnya disalahkan, tapi lintas sektornya yang mana harus mengerjakan itu. Masa menguburkannya juga pihak Rumah Sakit,” ungkap Zulki.
Zulki menyebutkan, dalam SE Gubernur Point 6 memang benar bahwa proses pemakaman harus didampingi oleh petugas Rumah Sakit. Namun menurut Zulki, petugas ambulan yang mengantarkan sudah menjadi bagian dari petugas rumah sakit yang mendampingi.
“Sopir ambulan yang mengantar itu sudah kita anggap yang mengamankan jenazah untuk sampai ke daerah, karena biaya SPPD kita jika memang harus ada petugas khusus itu tidak cukup. Sekali lagi harusnya lintas sektornya ini yang lebih siap, koordinasinya saja yang bermasalah di situ,” pungkasnya.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Gelapkan Mobil, Warga Jeranglah Tinggi Diamankan

BENGKULU SELATAN – Inisial Ju (29) warga Desa Jeranglah Tinggi, Kecamatan Manna di tahan dalam…

Usai Dilantik, Bupati Wabup Kumpulkan Kepala OPD

PEMATANG AUR – Satu hari usai di Lantik Bupati Seluma, Erwin Octavian SE dan Wakil…

Program 100 Hari Kerja, Dongkrak Pertanian dan Perdagangan

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), terpilih, Gusnan Mulyadi, SE.MM dan Wakilnya bupati BS,…

7 Bupati-Wabup Dilantik, Gubernur Harap Perkuat Sinergi

BENGKULU – Pasca dilantik di Istana Negara oleh Presiden RI Joko Widodo (25/02), Gubernur Bengkulu…

Tuduh Kades Pengadaan Fiktif, Oknum LS Minta Rp. 25 Juta

Ditangkap Polsek Talo, Warga Wayhawang Kaur TALO – Polsek Talo meringkus AP, SH (32), yang…

Hasil JPT Terancam Batal Dilantik

PEMATANG AUR – Pejabat Hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II hingga saat…

Temuan Aset di Dinkes Capai Rp 7,6 M

PEMATANG AUR – Berdasarkan hasil audit Manajemen Aset Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semester I tahun…

Dua Sejoli Pemakai Narkoba Diamankan Polisi

BENGLULU SELATAN – Sepasang kekasih inisial Si (17) warga Kecamatan Mersaung, Kaur dan teman prianya…

Rumah Memprihatinkan, Berharap Dapat RTLH

KAMPAI – Rumah tidak layak huni milik Siti Amina (50), warga Desa Kampai Kecamatan Talo…

Besok Bupati Dilantik di Balai Raya Semarak Bengkulu

Dilantik di Balai Raya, Semarak Bengkulu PEMATANG AUR – Berdasarkan informasi terbaru, bahwasanya pelantikan bupati…