Kamis, 13 Mei 2021

Pemprov Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Angkasanews.id-
Jumat, 11 Desember 2020 | 02:45WIB
1 menit baca
yuliswani
16859678893602362891

BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Bengkulu. TPAKD melaksanakan sinergi program prioritas, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) maupun generasi muda, khususnya pelajar.
Dijelaskan Asisten Setdaprov Yuliswani TPKAD merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholders terkait untuk mencapai tujuan tersebut.
Terkait hal tersebut, Yuliswani menerangkan, pihaknya terus bersinergi untuk peningkatan pemahaman dan partisipasi masyarakat. Peran serta industri jasa keuangan dalam bentuk penyaluran kredit kepada UMKM dan perluasan akses keuangan kepada masyarakat masih terus diharapkan, terlebih saat kondisi pandemi Covid-19.

“Hal ini menjadi prioritas dan kita sudah melaksanakan kegiatan itu. Kita sudah melakukan pengenalan inklusi keuangan kepada pelajar, baik itu melalui tabungan maupun asuransi untuk pelajar,” terang Yulis.
Untuk diketahui juga, berdasarkan hasil survei inklusi keuangan nasional oleh Oteritas Jasa Keuangan (OJK), diketahui Bengkulu berada di peringkat terbaik ke-11 dari 34 provinsi di Indonesia.
Sementara itu, pada Rakornas TPAKD ini pula Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan strategis terkait pengembangan TPAKD ke depan. Dalam kegiatan ini juga dilakukan peluncuran dan diseminasi Roadmap TPAKD tahun 2021-2025 yang merupakan pedoman bagi seluruh kepentingan terkait untuk mengimplementasikan program kerja dan operasionalisasi TPAKD.
Jokowi menegaskan, peningkatan akses keuangan sangat penting dilakukan untuk mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Mendorong keadilan sosial, mendorong peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup rakyat melalui inklusi keuangan.
“Tingkatkan inklusi keuangan di daerah yang masih pasif, terutama untuk rakyat kecil dan UMKM. Berdasarkan data yang saya terima per September 2020 sebesar 73,7 persen kredit bank umum ada di pulau Jawa. Indeks inklusi keuangan Indonesia tahun 2019 bru sebesar 76 persen masih di bawah negara-negara Asia lainnya,” imbuh Jokowi.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Mantan Sekwan Seluma Divonis 15 Bulan Penjara

SELEBAR – Mantan (eks) Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Seluma, Eddy Soepriady, M Si, divonis bersalah….

,

Temuan 15 M, Sebabkan BS Gagal WTP

BENGKULU SELATAN – Pemda BS kembali gagal meraih WTP dalam pengelolaan pemerintahan BS tahun ini….

Terjun di Bendungan, Pelajar SMPN 39 Seluma Tenggelam

RANTAU PANJANG – Pelajar kelas II SMPN 39 Seluma, bernama Mikri (13) warga Desa Tebat…

Anggaran Minim, Upayakan Pinjaman Daerah

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE.MM menyampaikan di hadapan anggota DPRD…

Gelar Sholat Id di Masjid, Kapasitas Hanya 50%

PEMATANG AUR – Berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Agama (Kemenag) RI nomor 07 tahun 2021…

Setelah 18 Tahun, Pertama Kalinya Seluma Raih WTP

PEMATANG AUR – Setelah penantian panjang, memasuki usia ke 18 tahun, akhirnya Kabupaten Seluma meraih…

Tabat BS-Seluma Sudah Final

BENGKULU SELATAN – Permasalahan tapal batas (tabat) Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Seluma dinyatakan selesai…

Jabatan Direktum PDAM BS Ramai Peminat

BENGKULU SELATAN – Seleksi calon Direktur PDAM Tirta Manna belum dimulai, karena sampai saat ini…

Hari Ini, Eks Sekwan Jalani Sidang Vonis

SELEBAR – Sesuai dengan jadwal agenda sidang terhadap terdakwa kasus korupsi anggaran BBM dan pemeliharaan…

,

Mantan Wabup Seluma Ditangkap di Hotel

BENGKULU – Setelah diburu sekitar 2 bulan, mantan Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE akhirnya…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading