Selasa, 22 Juni 2021

Pencegahan Stunting, Perlu Program Terintegrasi

Angkasanews.id-
Rabu, 28 Oktober 2020 | 04:49WIB
1 menit baca
Sekda Provinsi Bengkulu
16859678893602362891

 

BENGKULU – Upaya pencegahan stunting di Provinsi Bengkulu diperlukan adanya perpaduan antar setiap instansi terkait. Mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga pemantauan dan evaluasi. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri saat Rapat Kerja Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota dalam Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi, Selasa (27/10) melalui virtual. “Dengan masih adanya Stunting di Provinsi Bengkulu ini kita harus waspada, jadi penanganan Stunting ini tidak bisa dilakukan oleh satu OPD saja, misalnya hanya Kesehatan saja, itu tidak bisa, harus ada integrasi dari beberapa OPD karena dari perencanaan, pembiayaan, pelaksanaan dan penanganan harus betul-betul terintegrasi,” jelas Hamka Sabri.
Kerja Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota Dalam Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi ini sendiri menjadi penilaian terhadap upaya Kabupaten/Kota dalam memperbaiki konvergensi intervensi gizi dalam pencegahan dan penurunan stunting. Kegiatan ini sendiri telah dimulai sejak tahun 2019 dengan fokus Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Kaur untuk aksi 1 sampai dengan 4 dengan Kabupaten Bengkulu Utara yang menjadi juara tahun 2020 ini. “Untuk 4 Kabupten fokus yaitu Bengkulu Utara, Seluma, Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur untuk tahun 2020, hasil penilaian kinerja Kabupaten/Kota diumumkan setiap pertengahan Agustus untuk tingkat provinsi, namun karena pandemi covid-19, penilaian kinerja baru bisa dilaksanakan hari ini,” jelas Hamka Sabri.
Hamkapun berharap sinergi yang dilaksanakan dapat menjadi motivasi dalam memerangi stunting yang masih ada di Provinsi Bengkulu, agar di masa depan dapat menjadi provinsi yang maju, sejahtera serta berbartabat dan terbebas dari Stunting. “Kita harapkan melalui kinerja tahunan ini dapat menjadi ajang pembelajaran bagi kabupaten/kota yang belum menjadi lokasi prioritas dan dapat menjadi daya saing yang dapat memotivasi pemerintah kabupaten/kota dan provinsi dalam penanganan stunting,” harap Hamka.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Kulit dan Tulang Harimau Dihargai Rp 80 Juta

DI SISI LAIN, Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung…

Sindikat Pedagang Hewan Langka Diringkus

BENGKULU – Subdit Tipidter Direktorat Reskrimsus Polda Bengkulu Bersama Ditjen Gakkum Kementrian LHK RI, Balai…

,

Siapkan Alternatif Lahan Gedung Perpusda

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan untuk memiliki gedung Perpustakaan dan kearsipan…

Nyabu di Pesta Nikah, 7 Warga Ditangkap

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting, Kecamatan Seluma Selatan pada Minggu (20/6) sore, dihebohkan…

Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Harus Dimulai dari Keluarga

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, perlindungan hak-hak perempuan dan anak harus dimulai dan…

,

Sebelum Audit, Kejari Ekspose DD Cawang Ke Inspektorat

SELEBAR – Kejaksaan Negeri Seluma saat ini terus melakukan pengusutan kasus dugaan penyelewengan anggaran Dana…

Kapolres Pastikan Tertibkan Balap Liar

PEMATANG AUR – Maraknya aksi Balap Liar di wilayah perkantoran Pemkab Seluma, ke depannya akan…

Hujan Deras, Tapak Paderi Longsor

BENGKULU – Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu sejak malam kemarin (16/06) mengakibatkan pembatas…

3 Tiang Listrik Patah Diterjang Angin, Listrik Padam Semalam

AIR TERAS – Hujan deras, disertai angin kencang malam kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. Menyebabkan…

10 Nakes Positif Covid 19 Tambahan 15 Kasus Baru

PEMATANG AUR – Kasus Covid-19 di Kabupaten Seluma kembali meledak. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan…