Selasa, 27 Juli 2021

Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Harus Dimulai dari Keluarga

Angkasanews.id-
Sabtu, 19 Juni 2021 | 02:09WIB
1 menit baca
gub
16859678893602362891

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, perlindungan hak-hak perempuan dan anak harus dimulai dan diterapkan dalam keluarga. Bagaimana peran istri maupun peran suami yang harus balance atau seimbang sesuai dengan kodratnya. “Dan hal itu yang didorong oleh pemerintah. Pemahaman suami terhadap peran istri, begitupun istri terhadap peran suami dan hal itu yang perlu dipahamkan, sehingga dapat menjalankan fungsinya dengan baik,” tutur Gubernur Rohidin, usai membuka acara Sosialisasi Kebijakan Perlindungan Hak Perempuan dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sedangkan upaya pemerintah sudah disusun baik secara kelembagaan dari tingkat kementerian hingga tingkat desa maupun regulasi juga telah dibuat dari undang-undang hingga peraturan gubernur untuk mengatasi persoalan terkait perlindungan hak-hak perempuan dan anak. “Tetapi kenapa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terus saja muncul, karena masih kurangnya pemahaman kesadaran kita untuk menerapkan pemahaman tentang peran dalam keluarga,” sebutnya.
Untuk itu, Gubernur Rohidin mengajak semua lapisan masyarakat agar dapat memulai dari diri sendiri untuk menerapkan prinsip kesetaraan dalam keluarga “Sehingga anak akan mencontoh hal yang baik dari orangtuanya dalam memperlakukan para pihak dan nantinya anak akan tertanam kepribadian yang halus dan baik,” pungkasnya. Acara yang digelar Dinas PPPAKB Provinsi Bengkulu ini bekerjasama dengan Komisi VIII DPR RI, yang dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI Mohammad Saleh, Deputi PHP KPPPA RI yang diwakili Kabid PHP SDKK serta diikuti oleh perwakilan dari lintas instansi.
Dalam keterangannya Ketua Komisi VIII DPR RI Mohammad Saleh mengatakan, pihaknya telah memperjuangkan kesetaraan gender, perlindungan perempuan dan anak dengan mengupayakan porsi penganggaran yang lebih untuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kemen PPPA RI). Selain itu pihaknya juga menjalani fungsi pengawasan terhadap kinerja Kemen PPPA hingga ke daerah. “Karena hingga hari ini kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terjadi,” ujarnya.(ken)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Korupsi DD Kayu Elang, Belum Juga Naik

SELEBAR – Penanganan kasus dugaan korupsi pada program Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa…

,

Kapolres Seluma dan 3 Kapolres di Bengkulu Diganti

BENGKULU – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si dikabarkan mengganti empat kapolres di…

Catut Nama Pejabat Kajati, Oknum Ngaku Bisa Urus Korupsi DAK Seluma

BENGKULU – Penyidikan Kejati Bengkulu menemukan kejanggalan terhadap kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK)…

BS Datangkan 76 Tabung Oksigen dari Lampung

BENGKULU SELATAN – 76 tabung oksigen didatangkan dari Provinsi Lampung untuk RSUHD Manna. Sebab, stok…

DPRD BS Sarankan Cakades Gugat Ke PTUN

BENGKULU SELATAN – Ketua DPRD Bengkulu Selatan (BS), Barli Halim SE menyarankan agara Cakades yang…

BPBD Terima Bantuan WRS

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Daerah (Pemkab Bengkulu Selatan (BS) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Untuk Covid, Gubernur Minta Kades Anggarkan DD 8%

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menetapkan pelaksanaan PPKM tingkat desa dan kelurahan di provinsi…

Sopir Fuso Dirampok di Jalan Lintas Dua Jalur BS

BENGKULU SELATAN – Basarudin Siregar (49) Supir Fuso warga Ponjol Rt.02, Rw 016, Kelurahan Kayuringin…

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Ibu Hamil Meninggal Dunia

NIUR – Ibu hamil warga Desa Niur, Kecamatan Sukaraja yang berdomisili di Kelurahan Betungan, Kota…

Bawa Senpi, Warga Bengkulu Dibekuk

SELEBAR – Tim Puyang Serawai Polres Seluma mengamankan senjata api (Senpi) jenis revolver dari tangan…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading