Selasa, 27 Juli 2021

Disperindag Imbau Penggunaan Elpiji Sesuai Peruntukan

Angkasanews.id-
Rabu, 4 November 2020 | 03:31WIB
1 menit baca
16859678893602362891

 

PEMATANG AUR – Guna menghindari terjadinya kelangkaan gas Elpiji 3 Kg atau gas melon, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Seluma telah berkoordinasi dengan Pertamina Bengkulu. Dengan meminta tambahan pasokan gas elpiji di Kabupaten Seluma pada tahun 2021 mendatang. Juga akan mengawasi dan mengawal distribusi atau penyaluran tabung gas elpiji tersebut agar tepat sasaran. Mengingat ada larangan dalam penggunaannya apabila tidak sesuai peruntukan.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Seluma, H. Mulyadi S.Sos, M.Si mengatakan bahwa, saat ini kelangkaan gas yang sempat terjadi beberapa waktu lalu sudah teratasi. Hal ini setelah adanya pengawasan dan koordinasi pihaknya bersama distributor. Dimana kelangkaan itu terjadi bukan karena adanya permainan dari oknum namun karena adanya penggunaan berlebihan. Maka dari itu, untuk mengatasi kelangkaan gas elpigi ke depannya, pihaknya akan mengajukan penambahan kuota hingga 10 persen dari kuota tahun ini. “Kita telah berkoordinasi, kita mengusulkan adanya penambahan kouta elpiji. Semoga saja bisa disetujui,” sampainya.
Dimana menurutnya, penyebab kelangkaan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu itu lantaran kebanyakan masyarakat memiliki lebih dari satu tabung. Yang mana mayoritas setiap rumah tangga hampir memiliki sekitar 2 sampai 3 tabung di rumahnya. Hal inilah yang membuat stok elpiji yang ada menjadi terbatas lantaran penggunaan berlebihan. “Jadi kita harapkan ke depan penggunaan secukupnya tidak berebihan, ini kan tabung gasnya diperuntukan untuk masyarakat menengah ke bawah,” terangnya.
Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg merupakan permasalahan klasik yang selalu timbul di setiap tahunnya. Ini terjadi karena gas melon yang notabene menjadi hak masyarakat miskin justru digunakan kelompok masyarakat mampu. Maka dari itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat yang mampu tidak menggunakan gas tersebut dan beralih dengan tabung gas diatas itu. Seperti tabung gas berukuran 5,5 kg yang berwarna pink.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Korupsi DD Kayu Elang, Belum Juga Naik

SELEBAR – Penanganan kasus dugaan korupsi pada program Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa…

,

Kapolres Seluma dan 3 Kapolres di Bengkulu Diganti

BENGKULU – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si dikabarkan mengganti empat kapolres di…

Catut Nama Pejabat Kajati, Oknum Ngaku Bisa Urus Korupsi DAK Seluma

BENGKULU – Penyidikan Kejati Bengkulu menemukan kejanggalan terhadap kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK)…

BS Datangkan 76 Tabung Oksigen dari Lampung

BENGKULU SELATAN – 76 tabung oksigen didatangkan dari Provinsi Lampung untuk RSUHD Manna. Sebab, stok…

DPRD BS Sarankan Cakades Gugat Ke PTUN

BENGKULU SELATAN – Ketua DPRD Bengkulu Selatan (BS), Barli Halim SE menyarankan agara Cakades yang…

BPBD Terima Bantuan WRS

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Daerah (Pemkab Bengkulu Selatan (BS) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Untuk Covid, Gubernur Minta Kades Anggarkan DD 8%

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menetapkan pelaksanaan PPKM tingkat desa dan kelurahan di provinsi…

Sopir Fuso Dirampok di Jalan Lintas Dua Jalur BS

BENGKULU SELATAN – Basarudin Siregar (49) Supir Fuso warga Ponjol Rt.02, Rw 016, Kelurahan Kayuringin…

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Ibu Hamil Meninggal Dunia

NIUR – Ibu hamil warga Desa Niur, Kecamatan Sukaraja yang berdomisili di Kelurahan Betungan, Kota…

Bawa Senpi, Warga Bengkulu Dibekuk

SELEBAR – Tim Puyang Serawai Polres Seluma mengamankan senjata api (Senpi) jenis revolver dari tangan…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading