Sabtu, 6 Maret 2021

Disperindag Imbau Penggunaan Elpiji Sesuai Peruntukan

Angkasanews.id-
Rabu, 4 November 2020 | 03:31WIB
1 menit baca
16859678893602362891

 

PEMATANG AUR – Guna menghindari terjadinya kelangkaan gas Elpiji 3 Kg atau gas melon, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Seluma telah berkoordinasi dengan Pertamina Bengkulu. Dengan meminta tambahan pasokan gas elpiji di Kabupaten Seluma pada tahun 2021 mendatang. Juga akan mengawasi dan mengawal distribusi atau penyaluran tabung gas elpiji tersebut agar tepat sasaran. Mengingat ada larangan dalam penggunaannya apabila tidak sesuai peruntukan.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Seluma, H. Mulyadi S.Sos, M.Si mengatakan bahwa, saat ini kelangkaan gas yang sempat terjadi beberapa waktu lalu sudah teratasi. Hal ini setelah adanya pengawasan dan koordinasi pihaknya bersama distributor. Dimana kelangkaan itu terjadi bukan karena adanya permainan dari oknum namun karena adanya penggunaan berlebihan. Maka dari itu, untuk mengatasi kelangkaan gas elpigi ke depannya, pihaknya akan mengajukan penambahan kuota hingga 10 persen dari kuota tahun ini. “Kita telah berkoordinasi, kita mengusulkan adanya penambahan kouta elpiji. Semoga saja bisa disetujui,” sampainya.
Dimana menurutnya, penyebab kelangkaan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu itu lantaran kebanyakan masyarakat memiliki lebih dari satu tabung. Yang mana mayoritas setiap rumah tangga hampir memiliki sekitar 2 sampai 3 tabung di rumahnya. Hal inilah yang membuat stok elpiji yang ada menjadi terbatas lantaran penggunaan berlebihan. “Jadi kita harapkan ke depan penggunaan secukupnya tidak berebihan, ini kan tabung gasnya diperuntukan untuk masyarakat menengah ke bawah,” terangnya.
Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg merupakan permasalahan klasik yang selalu timbul di setiap tahunnya. Ini terjadi karena gas melon yang notabene menjadi hak masyarakat miskin justru digunakan kelompok masyarakat mampu. Maka dari itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat yang mampu tidak menggunakan gas tersebut dan beralih dengan tabung gas diatas itu. Seperti tabung gas berukuran 5,5 kg yang berwarna pink.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Diduga Ada SPJ Fiktif

Pada Kasus Dugaan Korupsi Anggaran BBM Dan Pemeliharaan Kendaraan Dinas SELEBAR – Dalam sidang terdakwa…

Bupati Seluma dan Bupati BS Bertransformasi Melalui Kolaborasi

BENGKULU SELATAN – Bupati Seluma, Erwin Octavian SE bersama pejabat Seluma hadir di Kabupaten Bengkulu…

Calon Jamaah Haji Wajib Vaksin Divaksin

BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu saat ini sedang mempersiapkan rencana keberangkatan Calon Jamaah Haji…

,

Kebakaran Pagi Tadi, Hanguskan Gudang dan 10M3 Kayu

MUARA DAMAU – Kebakaran terjadi di gudang milik Rohan (68) warga Desa Muara Danau Kecamatan…

Diberi Uang, Remaja Digarap Tetangga

SELEBAR – Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur lagi-lagi kembali terjadi di Kabupatrn Seluma….

Susun RKPD 2022, Bupati Sampaikan Proritas Unggulan

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Badan Perencanaan Daerah (Bapeda-Litbang) mengelar forum…

Gubernur Temui Nelayan Tradisional

BENGKULU – Polemik antar nelayan tradisional dan nelayan trawl yang sempat adu ricuh, ditengahi Gubernur…

IGI Audensi dengan Bupati

PEMATANG AUR – Bupati Seluma Erwin Octavian, SE Selasa siang kemarin, menerima kunjungan Ketua Ikatan…

Tiga Pengemudi Mobil Terlibat Laka Beruntun

TALANG SALING – Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) beruntun terjadi di ruas jalan lintas Kabupaten Seluma, tepatnya…

Okti Sebut Disperindagkop Sepelekan DPRD

PEMATANG AUR – Tidak Tersedianya anggaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Dinas Perindagkop, harus…