Senin, 8 Maret 2021

Bupati Minta Warga Hindari Kerumunan

Angkasanews.id-
Kamis, 17 Desember 2020 | 02:06WIB
2 menit baca
Kapolres dan Dandim BS, Sosialisasi di pesta
16859678893602362891


BENGKULU SELATAN (BS) – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi, SE.MM tak bosan-bosannya meminta kepada masyarakat untuk mendukung Program Pemerintahan Daerah (Pemda) BS memutuskan mata rantai penyebaran wabah Covid-19, hindarkan kerumunan.
Format baru di tempat pesta pernikahan yang mengundang kerumunan, yakni barang siapa yang mengadakan acara resepsi pernikahan tidak diperbolehkan menyambut tamu, tidak boleh salaman tangan pada pengantin, makan harus menggunakan nasi bungkus dan lain-lainnya. Ini salah satu cara yang dapat mengurangi angka penularunan penyebaran wabah Covid-19.
“Melihat tingkat penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) cukup pesat. Acara pernikahan tetap diadakan, harus mengikuti format yang ada. Warga yang datang di pesta pernikahan usai memasukan amplop mengambil nasi bungkus kemudian salaman jarak jauh dengan pengantin dan langsung pulang. Ini untuk memutuskan mata rantai wabah Covid-19,”ujar Bupati.
Format baru memutuskan mata rantai wabah Covid-19 tidak kalah pentingnya dukungan dewan sebagai mana untuk membantu dalam memutuskan mata rantai penyebaran wabah Covid-19.
Khusus pihak Kementerian Agama (Kemenag) BS untuk tidak menyelenggarakan takziah terlebih dahulu sebelum wabah ini memang sudah hilang. Sebab, takziah mengundang kerumunan masa yang dapat menyebabkan klaster baru penyebaran wabah Covid-19.
“Diberlakukan format baru dapat menghilangkan wabah Covid-19 khususnya di Kabupaten BS. Sehingga, BS bisa kembali masuk ke dalam zona hijau,”ucap Bupati.
Selain itu, dirinya juga meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jika ada kegiatan di desa yang dapat mengundang kerumunan maka diharapkan untuk dapat menunda terlebih dahulu atau mengikuti format baru. Sebab, wabah Covid-19 ini dengan pesatnya dapat menular melalui kerumunan.
“Kegiatan yang mengundang kerumunan diharapkan dapat dihentikan terlebih dahulu atau mematuhui format baru. Karena terbukti saat ini masih banyak warga kita di BS lakukan perawatan karena terkonfirmasi wabah Covid-19,”pungkas Bupati.(yes)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Waspada, Ada Onum Catut Nama Wabup

BENGKULU – Hati hati dengan penipuan dengan mengatasnamakan pejabat. Terbaru ada oknum yang mencatut nama…

Agustus, Pelantikan Kades BS Serentak

BENGKULU SELATAN – Pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bengkulu Selatan (BS) memastikan tahun ini…

Jonaidi SP Prioritaskan Jalan Kewenangan Provinsi

BENGKULU – Dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat Kabupaten Seluma, Jonaidi SP Anggota DPRD Provinsi Bengkulu…

Srie Rezki Jaring Asmara di Seluma

SELUMA – Masyarakat Kabupaten Seluma menyampaikan beberapa Aspirasi melalui Anggota DPRD Provinsi Bengkulu yakni Srie…

Kajari akan Lanjutkan Semua Kasus di Seluma

SELEBAR – Diketahui, jika ada beberapa kasus dugaan korupsi yang hingga saat ini masih dalam…

Diduga Ada SPJ Fiktif

Pada Kasus Dugaan Korupsi Anggaran BBM Dan Pemeliharaan Kendaraan Dinas SELEBAR – Dalam sidang terdakwa…

Bupati Seluma dan Bupati BS Bertransformasi Melalui Kolaborasi

BENGKULU SELATAN – Bupati Seluma, Erwin Octavian SE bersama pejabat Seluma hadir di Kabupaten Bengkulu…

Calon Jamaah Haji Wajib Vaksin Divaksin

BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu saat ini sedang mempersiapkan rencana keberangkatan Calon Jamaah Haji…

,

Kebakaran Pagi Tadi, Hanguskan Gudang dan 10M3 Kayu

MUARA DAMAU – Kebakaran terjadi di gudang milik Rohan (68) warga Desa Muara Danau Kecamatan…

Diberi Uang, Remaja Digarap Tetangga

SELEBAR – Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur lagi-lagi kembali terjadi di Kabupatrn Seluma….