Rabu, 12 Mei 2021

Gedung SD 82 Kembang Sri Memprihatinkan

Angkasanews.id-
Minggu, 1 November 2020 | 11:35WIB
2 menit baca
16859678893602362891

BENGKULU SELATAN – Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 82 Desa Kembang Sri Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, cukup memprihatinkan. Karena gedung sekolah dan maubelernya sudah rusak parah. Masyarakat berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) BS melakukan perbaikan.
“Kita berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan agar dapat membangun SDN 82 yang ada di Desa Kembang Sri ini, melihat kondisi bangunannya sudah sangat memprihatinkan. Sebab, murid berada dalam ruangan tidak lagi konsentari dalam belajar, keadaan maubeler meja dan kursi sudah rusak, pelapon bolong,” ujar Dudi warga setempat, Minggu (1/11/2020).
Kondisi bangunan sekolah bila dilihat sudah tidak layak lagi dijadikan sarana belajar mengajar ini, takutnya bangunannya ambruk dan menimpa siswa-siswi. Selama ini diakui meskipun sarana pendukung tidak memadai semangat para pelajar tetap membara yang dibuktikan murid SD tidak melalaikan tugas yang diberikan oleh guru.
“Mudah-mudahan bisa diperhatikan SDN 82 ini, supaya anak-anak juga bisa lebih nyaman dalam menerima pelajaran,’’harap Dudi diaminkan rekannya Oky.
Sebelumnya, Kepala SDN 82 BS, Noharman AMd Pd didampingi operatur dapodik sekolah, Yahidin mengaku, kondisi sekolah rusak sudah lama terjadi. Hanya saja belum ada perbaikan. Bahkan terakhir rehab tahun 2011 dan 2012 lalu, itupun cuma rehab atap untuk tiga ruang kelas yakni kelas 2,3 dan kelas 5. Sedangkan saat ini sekolah yang memiliki 89 murid itu, dengan dinding sudah jebol sebagian, plafon jebol dan meja kursi juga sudah banyak rusak. Bahkan wc juga sudah rusak. Usul rehab juga sudah disampaikan sejak tahun 2018 lalu. Namun saat ini belum ada realisasinya.
“Sangat berharap sekolah kami ini segera direhab dan ada bantuan fasilitas dari pihak pemerintah agar kegiatan belajar mengajar di sekolah semakin maksimal,”harap Noharman
Terpisah kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabuapaten Bengkulu Selatan (BS), Rispin Junaidi MPd melalui Sektaris Agustian S.Sos, MSi mengatakan terkait SD 82 di Desa Kembang Sri memperihatinkan akan diusulkan melalui dana APBD tahun 2021.
“Sekolah mengalami kerusakan tersebut akan diupayan perbaikan dan termasuk untuk mubilernya,’’singkat Agustian.(yes)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Mantan Sekwan Seluma Divonis 15 Bulan Penjara

SELEBAR – Mantan (eks) Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Seluma, Eddy Soepriady, M Si, divonis bersalah….

,

Temuan 15 M, Sebabkan BS Gagal WTP

BENGKULU SELATAN – Pemda BS kembali gagal meraih WTP dalam pengelolaan pemerintahan BS tahun ini….

Terjun di Bendungan, Pelajar SMPN 39 Seluma Tenggelam

RANTAU PANJANG – Pelajar kelas II SMPN 39 Seluma, bernama Mikri (13) warga Desa Tebat…

Anggaran Minim, Upayakan Pinjaman Daerah

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE.MM menyampaikan di hadapan anggota DPRD…

Gelar Sholat Id di Masjid, Kapasitas Hanya 50%

PEMATANG AUR – Berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Agama (Kemenag) RI nomor 07 tahun 2021…

Setelah 18 Tahun, Pertama Kalinya Seluma Raih WTP

PEMATANG AUR – Setelah penantian panjang, memasuki usia ke 18 tahun, akhirnya Kabupaten Seluma meraih…

Tabat BS-Seluma Sudah Final

BENGKULU SELATAN – Permasalahan tapal batas (tabat) Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Seluma dinyatakan selesai…

Jabatan Direktum PDAM BS Ramai Peminat

BENGKULU SELATAN – Seleksi calon Direktur PDAM Tirta Manna belum dimulai, karena sampai saat ini…

Hari Ini, Eks Sekwan Jalani Sidang Vonis

SELEBAR – Sesuai dengan jadwal agenda sidang terhadap terdakwa kasus korupsi anggaran BBM dan pemeliharaan…

,

Mantan Wabup Seluma Ditangkap di Hotel

BENGKULU – Setelah diburu sekitar 2 bulan, mantan Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE akhirnya…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading