Selasa, 22 Juni 2021

Sampah Berserakan di Pinggir Pantai Pasar Bawah

Angkasanews.id-
Senin, 2 November 2020 | 02:48WIB
1 menit baca
yulian fauzi-kadis parawisata BS
16859678893602362891

BENGKULU SELATAN – Objek wisata Pantai Pasar Bawah yang berada di pusat kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan setiap hari terlihat sampah berserakan di pinggir pantai. Setiap hari pantai dikujungi warga di kabupaten Bengkulu Selatan maupun di luar kabupaten. Sampah berserakan menjadikan pemandangan kurang bagus.
Kepala Dinas Parawisata (Dispar) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Drs Yulian Fauzi membenarkan sampah di pinggir Pantai Pasar Bawah berserakan merupakan tempat objek wisata di kabupaten Bengkulu Selatan dan objek wisata unggulan. Namun dikatakannya, bukan berarti tidak dilakukan pembersihan melainkan sampah tersebut merupakan kiriman dari Sungai Air Manna dibuang oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab, dapat dibuktikan sampah berserakan berbagai macam jenis seperti sampah bekas rumah tangga.
“Sepertinya warga di Kabupaten Bengkulu Selatan maupun pengunjung kurang peduli dengan kebersihan sehigga dapat dirasakan sampah masih tetap banyak berada di pinggir Pantai Pasar bawah,”ungkap Yulian Fauzi kepada awak media.
Pantauan di pantai Pasar Bawah, sampah berserakan di beberapa titik, termasuk di lokasi mura pantai pasar bawah, pohon cemara, dan sepanjang bibir pantai batas pemeca ombak.
Yulian Fauzi mengatakan persoalan sampah di objek wisata andalan tersebut sudah menjadi masalah menahun. Sudah beberapa kali mengadakan kegiatan memungut sampah bersama bahkan disediakan tempat sampah. Hanya saja hasilnya belum seperti yang dirasakan. Pengelolaan pantai pasar bawah diakui lamban dikarenkan keterbatasan anggaran dan beruntung apa yang dibangunkan di pantai pasar bawah dapat dilihat sekarang ini ada kucuran dari pemerintah pusat.
“Kami tidak bosan-bosannya memperingatkan atau menyampaikan kepada semua pihak baik warga setempat maupun pendatang menempatkan diri sesuai dengan yang diharapkan tidak buang sampah khususnya di sepanjang pantai pasar bawah bukan berarti tempat lain di perbolehkan dan juga tidak merusak pasilitas yang diberikan pemerintah, kerana sulit untuk melakukan perbaikan ketimbang memelihara barang yang sudah jadi,’’pungkas Yulian Fauzi.(yes)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Kulit dan Tulang Harimau Dihargai Rp 80 Juta

DI SISI LAIN, Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung…

Sindikat Pedagang Hewan Langka Diringkus

BENGKULU – Subdit Tipidter Direktorat Reskrimsus Polda Bengkulu Bersama Ditjen Gakkum Kementrian LHK RI, Balai…

,

Siapkan Alternatif Lahan Gedung Perpusda

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan untuk memiliki gedung Perpustakaan dan kearsipan…

Nyabu di Pesta Nikah, 7 Warga Ditangkap

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting, Kecamatan Seluma Selatan pada Minggu (20/6) sore, dihebohkan…

Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Harus Dimulai dari Keluarga

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, perlindungan hak-hak perempuan dan anak harus dimulai dan…

,

Sebelum Audit, Kejari Ekspose DD Cawang Ke Inspektorat

SELEBAR – Kejaksaan Negeri Seluma saat ini terus melakukan pengusutan kasus dugaan penyelewengan anggaran Dana…

Kapolres Pastikan Tertibkan Balap Liar

PEMATANG AUR – Maraknya aksi Balap Liar di wilayah perkantoran Pemkab Seluma, ke depannya akan…

Hujan Deras, Tapak Paderi Longsor

BENGKULU – Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu sejak malam kemarin (16/06) mengakibatkan pembatas…

3 Tiang Listrik Patah Diterjang Angin, Listrik Padam Semalam

AIR TERAS – Hujan deras, disertai angin kencang malam kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. Menyebabkan…

10 Nakes Positif Covid 19 Tambahan 15 Kasus Baru

PEMATANG AUR – Kasus Covid-19 di Kabupaten Seluma kembali meledak. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan…