Selasa, 22 Juni 2021

Audit Tahun Depan Fokus ke BUMDes

Angkasanews.id-
Sabtu, 5 Desember 2020 | 01:41WIB
2 menit baca
inspektorat Dedy Rahmadani
16859678893602362891

 

PEMATANG AUR – Setelah melakukan audit khusus ke 16 desa di kabupaten Seluma. Rencananya Inspektorat Kabupaten Seluma tahun depan akan melakukan audit reguler ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Karena berdasarkan hasil audit ke desa-desa sebelumnya, banyak sekali temuan berkaitan dengan BUMDes. Inspektur Daerah Deddy Ramdhani SE M. SE MA mengatakan bahwa, hasil audit reguler oleh auditor ke lapangan, banyak sekali ditemukan temuan berkaitan dengan BUMDes. “Tahun depan prioritas untuk mengaudit dana BUMDes. Karena dari 16 desa yang dilakukan audit sebelumnya, masih banyak ditemukan tidak tersedianya data, proses usaha dan penyaluran ke BUMDes tidak sesuai aturan,” kata Deddy kepada wartawan, kemarin. Menurutnya, ada juga BUMDes yang merugi. Ada BUMDes yang tidak melaporkan kegiatan setiap tahun. Ada juga yang tidak ada bukti pembelian barang BUMDes. Atas banyak temuan tersebut, berdasarkan hasil rapat bersama, maka rencananya berkaitan dengan BUMDes ini akan dilakukan audit reguler setiap tahunnya. “Karena BUMDes ini kan bentuknya usaha, jadi tidak boleh rugi. BUMDes ini harusnya terus meningkat. Serta harus jelas badan hukum dan keuangannya,” ucap Deddy.
Sementara itu, Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), atas audit reguler yang dilakukan di 16 desa di Kabupaten Seluma, terkait dengan penggunaan Dana Desa. Dimana dalam rekapitulasi tersebut, terdapat temuan sebesar Rp 4,1 Miliar. Temuan tersebut diketahui, setelah tim auditor turun ke lapangan, melakukan audit reguler ke 16 desa. Beberapa temuan tersebut diantaranya, Desa Pagar Banyu Kecamatan Ulu Talo sebesar Rp 26 juta, yang berkewajiban mengembalikan uang tersebut karena tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sebanyak lima desa, saat ini belum melengkapi SPJ. Yaitu Desa Pering Baru, Desa Genting Juar, Desa Tanjung Agung, Talang Durian dan Desa Maras Bantan dengan total Rp2,4 Miliar. Yang harus segera dilengkapi oleh desa yang bersangkutan. Kemudian, dua desa, diantaranya Desa Talang durian dan Desa Maras Bantan. Sejauh ini belum mendapatkan verifikasi dari Sekretaris Desa, dimana dari dua desa tersebut total temuan mencapai Rp 1,7 Miliar.(ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Kulit dan Tulang Harimau Dihargai Rp 80 Juta

DI SISI LAIN, Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung…

Sindikat Pedagang Hewan Langka Diringkus

BENGKULU – Subdit Tipidter Direktorat Reskrimsus Polda Bengkulu Bersama Ditjen Gakkum Kementrian LHK RI, Balai…

,

Siapkan Alternatif Lahan Gedung Perpusda

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan untuk memiliki gedung Perpustakaan dan kearsipan…

Nyabu di Pesta Nikah, 7 Warga Ditangkap

PADANG GENTING – Masyarakat Desa Padang Genting, Kecamatan Seluma Selatan pada Minggu (20/6) sore, dihebohkan…

Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Harus Dimulai dari Keluarga

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, perlindungan hak-hak perempuan dan anak harus dimulai dan…

,

Sebelum Audit, Kejari Ekspose DD Cawang Ke Inspektorat

SELEBAR – Kejaksaan Negeri Seluma saat ini terus melakukan pengusutan kasus dugaan penyelewengan anggaran Dana…

Kapolres Pastikan Tertibkan Balap Liar

PEMATANG AUR – Maraknya aksi Balap Liar di wilayah perkantoran Pemkab Seluma, ke depannya akan…

Hujan Deras, Tapak Paderi Longsor

BENGKULU – Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu sejak malam kemarin (16/06) mengakibatkan pembatas…

3 Tiang Listrik Patah Diterjang Angin, Listrik Padam Semalam

AIR TERAS – Hujan deras, disertai angin kencang malam kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. Menyebabkan…

10 Nakes Positif Covid 19 Tambahan 15 Kasus Baru

PEMATANG AUR – Kasus Covid-19 di Kabupaten Seluma kembali meledak. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan…