Kamis, 15 April 2021

Diduga Proyek Fiktif dan Catut Nama APH, Kades Cawang Dipanggil

Angkasanews.id-
Senin, 22 Maret 2021 | 01:31WIB
2 menit baca
16859678893602362891

SELEBAR – Dugaan penyelewengan pada pengolahan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) pada tahun 2020 yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh pihak Pemerintah Desa Cawang. Serta adanya pemaparkan dari kepala desa terkait adanya oknum Kejaksaan Negeri Seluma dan oknum Inspektorat menerima uang. Kejaksaan Negeri Seluma merencanakan akan melakukan pemanggilan terhadap Kepala Desa Cawang. Hal tersebut dilakukan, karena konfirmasi Kejaksaan Negeri Seluma terhadap Kepala Desa Cawang tak digubris. Kepala Desa Cawang belum dapat memberikan keterangan terkait dengan hal tersebut. “Kita sudah terkonfirmasi dengan yang bersangkutan, tapi yang bersangkutan belum bisa menjawabnya. Nanti akan kita pertanyakan lagi,” terang Kajari Seluma, Wuriadhi Paramita, SH MH melalui Kasi Intelijen, Arliansyah Adam, SH saat dikonfirmasi di ruang kerjanya beberapa hari yang lalu.
Terkait dengan adanya dugaan pencatutan tersebut, pihak Kejaksaan Negeri Seluma belum dapat memastikan kebenarannya. Pihak Kejaksaan Negeri Seluma nantinya akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. “Inshaa Allah Senin (hari ini, red),” tegasnya.
Desa Cawang sendiri, belakangan mencuat lantaran pada Program ADD dan DD tersebut diduga fiktif. Seperti pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan MCK dan pelapis tebing dengan menggunakan anggaran dana sebesar kurang lebih Rp 258 juta. Angggaran tersebut diketahui telah dicairkan dan telah dilaporkan ke Kabupaten. Akan tetapi, dalam pelaksanannya tidak terealisasi (Tidak Ada). Hal tersebut terungkap pada saat anggota BPD mempertanyakan anggaran dana BLT yang bersumber dari DD. Namun pada saat diminta kejelasan, kepala desa berkilah bahwa anggaran sudah tidak tersedia.
Lantaran permasalahan tersebut tidak adanya kejelasan dari pihak pemerintah desa. Akhirnya diadakan rapat, namun dari situ kepala desa memaparkan bahwa rincian pengeluaran keuangan adalah salah satunya tertulis untuk Jaksa senilai Rp 4 Juta. Bermula dari hal tersebutlah, akhirnya mereka melaporkan kejadian tersebut ke pihak penegak hukum. Untuk meminta kepada penegak hukum dapat menindaklanjuti dugaan kasus tersebut. Selain meminta agar penyidik turun. BPD Desa Cawang juga meminta agar pihak Inspektorat dapat segera melakukan audit. Serta turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan. Terkait sejumlah pekerjaan yang ada di Desa Cawang.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Ratusan Bumdes Mati Suri

PEMATANG AUR – Berbicara terkait dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berada di wilayah…

Pejabatnya Covid-19, DLH Ditutup Sementara

PEMATANG AUR – Berdasarkan izin yang dikeluarkan oleh Ketua Satgas Covid-19 Seluma, untuk mempermudah melakukan…

Bahas Tabat, DPRD Seluma Datangi DPRD BS

BENGKU SELATAN – Tapal batas Seluma dan Kabupaten Bengkulu Selatan, telah final dengan keluarnya keputusan…

Diduga Mabuk, Plt Kadis Dukcapil Kota Dicopot

BENGKULU – Asisten III Setda Kota Bengkulu M Husni ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala…

Kajari Tunggu Hasil Audit Fisik Ahli Gedung Dispendik

SELEBAR – Penanganan kasus dugaan korupsi pada rehab/perluasan gedung Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma pada…

Sidang Mantan Sekwan, Tiga Kali Ditunda

SELEBAR – Sidang terhadap mantan Sekretaris dewan (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma,…

Aman Dikonsumsi, Daging Beredar di BS

BENGKULU SELATAN – Untuk memastikan daging yang beredar di Bengkulu Selatan (BS) layak dikonsumsi warga…

Terkait Covid, 56 Nakes Naik Pangkat

BENGKULU – Pemerintah provinsi Bengkulu memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat kepada tenaga kesehatan (Nakes), khususnya…

Dinas Ketahanan Pangan BS Temukan Bahan Pengawet di Makanan

BENGKULU SELATAN – Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Selatan melakukan pengecekan keamanan pangan masyarakat menjelang bulan…

Komplotan Curnak Dengan Senpi Diduga Kembali Beraksi

LUBUK GILANG – Diduga komplotan Pencurian Ternak (Curnak) dengan menggunakan senjata api, kembali beraksi di…