Kamis, 15 April 2021

DPRD Provinsi Cek Limbah Pabrik BSL, Diduga Cemari Lingkungan

Angkasanews.id-
Rabu, 10 Maret 2021 | 01:16WIB
1 menit baca
16859678893602362891

PEMATANG AUR – Limbah pabrik PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) 2 di Desa Air Teras Kecamatan Talo diduga mencemari lingkungan. Limbah pabrik pengelolaan minyak kelapa sawit tersebut diduga mencemari lingkungan persawahan petani yang berjarak kurang dari satu kilometer dari kolam limbah pabrik tersebut. Salah satu warga Desa Air Teras Kecamatan Talo, Sailan mengantakan bahwa, dalam tiga hari ini banyak ikan mati di dekat persawahan mereka. Mereka menduga akibat limbah perusahaan tersebut. “Kami menduga karena limbah pabrik tersebut,” kata dia. Sementara itu, Pansus Rencana Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) DPRD Provinsi Bengkulu melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terkait keluhan warga tersebut. Ketua Pansus RPPLH Usin Abdisyah Putra Sembiring didampingi wakil ketua Dempo Xler dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Seluma Jonaidi SP MM melakukan peninjauan ke beberapa kolam limbah pabrik tersebut. Pansus kemudian juga melakukan peninjauan ke lokasi pembuangan akhir limbah di dekat sungai Air Teras. “Kita menindaklanjuti terkait adanya laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan limbah pabrik CPO yang diduga merusak lingkungan,” kata Usin, dalam Sidak kemarin.
Pihaknya kata dia, akan merekomendasikan ke Dinas LH Provinsi Bengkulu dan Dinas LH Kabupaten Seluma untuk memastikan terkait temuan limbah pabrik tersebut. Jika memang mengarah kepada pelanggaran hukum, maka nantinya bisa saja diproses oleh pihak berwajib. “Kami meminta rekomendasi LH provinsi dan Kabupaten memeriksa kembali temuan tersebut. Memastikan apakah dugaan itu menjadi peristiwa hukum atau tidak,” jelasnya.
Sementara itu, GM BSL 2 Irwan Siregar membantah terkait adanya limbah yang merusak lingkungan. Dia mengaku bahwa, masuknya limbah tersebut akibat banjir yang melanda di daerah itu. Dia mengelak bahwa limbah pabrik belum memenuhi kolam yang tersedia sebanyak 23 kolam limbah. “Limbah apa itu. Kita belum ada limbah yang keluar,” elak Irwan. Dia kemudian menjelaskan bahwa jarak kolam limbah terakhir dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) sejauh 500 meter. Dan dari kolam limbah awal berjarak satu kilo meter. (ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Ratusan Bumdes Mati Suri

PEMATANG AUR – Berbicara terkait dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berada di wilayah…

Pejabatnya Covid-19, DLH Ditutup Sementara

PEMATANG AUR – Berdasarkan izin yang dikeluarkan oleh Ketua Satgas Covid-19 Seluma, untuk mempermudah melakukan…

Bahas Tabat, DPRD Seluma Datangi DPRD BS

BENGKU SELATAN – Tapal batas Seluma dan Kabupaten Bengkulu Selatan, telah final dengan keluarnya keputusan…

Diduga Mabuk, Plt Kadis Dukcapil Kota Dicopot

BENGKULU – Asisten III Setda Kota Bengkulu M Husni ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala…

Kajari Tunggu Hasil Audit Fisik Ahli Gedung Dispendik

SELEBAR – Penanganan kasus dugaan korupsi pada rehab/perluasan gedung Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma pada…

Sidang Mantan Sekwan, Tiga Kali Ditunda

SELEBAR – Sidang terhadap mantan Sekretaris dewan (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma,…

Aman Dikonsumsi, Daging Beredar di BS

BENGKULU SELATAN – Untuk memastikan daging yang beredar di Bengkulu Selatan (BS) layak dikonsumsi warga…

Terkait Covid, 56 Nakes Naik Pangkat

BENGKULU – Pemerintah provinsi Bengkulu memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat kepada tenaga kesehatan (Nakes), khususnya…

Dinas Ketahanan Pangan BS Temukan Bahan Pengawet di Makanan

BENGKULU SELATAN – Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Selatan melakukan pengecekan keamanan pangan masyarakat menjelang bulan…

Komplotan Curnak Dengan Senpi Diduga Kembali Beraksi

LUBUK GILANG – Diduga komplotan Pencurian Ternak (Curnak) dengan menggunakan senjata api, kembali beraksi di…