Sabtu, 27 Februari 2021

Hanyut di Siring, Murid PAUD Meninggal Dunia

Angkasanews.id-
Minggu, 22 November 2020 | 10:28WIB
2 menit baca
ilustrasi-hanyut
16859678893602362891

 

GUNUNG AGUNG – Revaldy (5) yang merupakan murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) putra dari Jozardi warga Desa Gunung Agung, Kecamatan Lubuk Sandi, Sabtu (21/11), meninggal dunia. Revaldy meninggal dunia setelah tubuh kecilnya hanyut di siringan depan masjid Nurul Ikhsan Desa Gunung Agung. Persisnya di depan rumah Budi toke karet desa setempat. Kronologisnya, sekitar pukul 16.00 WIB Revaldy bersama dengan Moza anak perempuan seumurannya mandi hujan. Ketika sedang mandi hujan Revaldy langsung terjun ke dalam siringan di depan masjid. Karena hujan deras, arus air di siringan membuat Revaldy hanyut, dan terseret ke bawah gorong-gorong yang berada di bawah jalan lintas Bengkulu Tais. Kurang lebih 30 menit setelah kejadian, teman Revaldy yaitu Moza menyampaikan kepada warga sekitar bahwa Revaldy terjun ke siringan dan hanyut. “Setelah mendapatkan informasi tersebut, keluarga dan masyarakat langsung melakukan pencarian. Selang beberapa jam, Revaldy ditemukan di sungai Kungkai. Ditemukan oleh Budi masyarakat yang ikut dalam pencarian. Kondisinya tidak ada luka sama sekali,” kata Kades Gunung Agung Suhirman, kemarin.

Revaldy ditemukan 300 meter dari tempat awal hanyut. Setelah ditemukan pihak keluarga memutuskan untuk membawa Revaldy ke Klinik Harapan Mitra di Kelurahan Babatan, Kecamatan Sukaraja. Setelah ditangani oleh medis, Revaldy dinyatakan sudah meninggal dunia. “Dugaan awal saat ditemukan sudah meninggal dunia. Namun karena permintaan keluarga maka dibawa ke rumah sakit dulu. Saat ditemukan, kondisi tubuhnya tidak ada luka. Dan juga nampak tidak begitu banyak meminum air. Kalau dari keterangan medis, Revaldy mengalami luka patah rahang. Diduga, patah rahang ini akibat masuk ke dalam gorong-gorong yang berada di bawah jalan,” sambungnya.

Dengan kondisi duka, dan mengingat cuaca yang tidak mendukung, sehingga Revaldy dimakamkan, pada hari Minggu (22/11). “Mengingat situasi dan kondisi, pihak keluarga memutuskan untuk memakamkan besok (hari ini). Saya selaku perwakilan pemerintah desa turut berduka cita dengan kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutup Kades.(adt)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Program 100 Hari Kerja, Dongkrak Pertanian dan Perdagangan

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), terpilih, Gusnan Mulyadi, SE.MM dan Wakilnya bupati BS,…

7 Bupati-Wabup Dilantik, Gubernur Harap Perkuat Sinergi

BENGKULU – Pasca dilantik di Istana Negara oleh Presiden RI Joko Widodo (25/02), Gubernur Bengkulu…

Tuduh Kades Pengadaan Fiktif, Oknum LS Minta Rp. 25 Juta

Ditangkap Polsek Talo, Warga Wayhawang Kaur TALO – Polsek Talo meringkus AP, SH (32), yang…

Hasil JPT Terancam Batal Dilantik

PEMATANG AUR – Pejabat Hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II hingga saat…

Temuan Aset di Dinkes Capai Rp 7,6 M

PEMATANG AUR – Berdasarkan hasil audit Manajemen Aset Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semester I tahun…

Dua Sejoli Pemakai Narkoba Diamankan Polisi

BENGLULU SELATAN – Sepasang kekasih inisial Si (17) warga Kecamatan Mersaung, Kaur dan teman prianya…

Rumah Memprihatinkan, Berharap Dapat RTLH

KAMPAI – Rumah tidak layak huni milik Siti Amina (50), warga Desa Kampai Kecamatan Talo…

Besok Bupati Dilantik di Balai Raya Semarak Bengkulu

Dilantik di Balai Raya, Semarak Bengkulu PEMATANG AUR – Berdasarkan informasi terbaru, bahwasanya pelantikan bupati…

13 Ribu Pelayan Publik, Bakal Disuntik Vaksin Berbeda

BENGKULU – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengungkapkan, Provinsi Bengkulu segera menerima…

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati BS di Balai Raya

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Rabu (24/2/2021) kemarin gelar rapat persiapan pelantikan…