Selasa, 27 Juli 2021

Hindari CSR, Perusahaan Besar di Seluma Ngaku Rugi

Angkasanews.id-
Kamis, 10 Juni 2021 | 01:18WIB
2 menit baca
okti
16859678893602362891

PEMATANG AUR – Forum CSR kemarin menggelar rapat terkait kesepakatan besaran CSR yang harus dibayarkan perusahaan ke pemerintah melalui forum CSR. Kesepakatan besaran CSR yang harus dibayarkan perusahaan ini, akan dijadikan acuan seluruh investor di Kabupaten Seluma untuk dapat membayar sesuai dengan ketentuan. Dalam rapat penentuan besaran pemberian CSR dari seluruh perusahaan di Seluma, seluruh perusahan diminta untuk membayar CSR sekitar 2,5 persen hingga 5 persen dari keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan di Seluma. “Hari ini kita sepakati diangka 3 persen, karena mereka tidak ingin menetapkan sendiri berapa besarannya. Sehingga kita tetapkan sebesar 3 persen secara langsung. Itu harus diikuti oleh seluruh perusahaan, termasuk anggota dari forum CSR,” kata Pengarah dan pengawas Forum CSR Kabupaten Seluma, Okti Fitriani M.Si kepada wartawan, kemarin.
Okti menyebutkan dalam rapat forum CSR tersebut, sangat disayangkan karena hampir 80 persen dari total perusahaan mengaku tidak mendapatkan untung sama sekali, dan mengakui bahwa mereka mengalami kerugian menanamkan inventarisasi di Kabupaten Seluma. Namun, Okti tetap meyakini seluruh perusahaan mampu membayar CSR tersebut. “Banyak perusahaan mangaku rugi, bahkan hingga 80 persen dari jumlah forum CSR. Kalau memang rugi silahkan angkat kaki dari Seluma, karena untuk apa berusaha di Seluma jika mengalami kerugian,” jelas Okti.
Dikatakannya bahwa, keberadaan perusahaan di Seluma ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Seluma. Dan jika memang tidak mendapatkan untung, sehingga tidak memberikan dampak terhadap masyarakat maupun Kabupaten Seluma, dia meminta agar Pemkab Seluma bertindak dan mengambil langkah tegas. “Intinya kita menginginkan ada dampak positif dari perusahaan. Kalau tidak bisa memberikan dampak, maka saya secara pribadi meminta agar mereka angkat kaki dari Seluma, karena mereka tidak ada guna sama sekali. Silahkan angkat kaki dan tanah kembalikan ke pemerintah untuk dikelola oleh masyarakat,” ucap Okti.
Dia menyebutkan, tidak mungkin seluruh perusahaan mengalami khsusunya perusahaan perkebunan mengalami kerugian. Bahkan masyarakat yang memiliki DO di CPO saja sudah cukup banyak keuntungannya. Apa lagi sekelas perusahaan. Saya pikir tidak mungkin tidak mampu, kecuali memang tidak ada niat dan keinginan membantu pemerintah membangun Seluma,” tegas Okti. Disampaikan Okti bahwa, Perda tentang CSR di Kabupaten Seluma ini telah tersedia, sehingga Perda tersebut harus diikuti oleh seluruh perusahaan investor di Kabupaten Seluma. (ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Korupsi DD Kayu Elang, Belum Juga Naik

SELEBAR – Penanganan kasus dugaan korupsi pada program Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa…

,

Kapolres Seluma dan 3 Kapolres di Bengkulu Diganti

BENGKULU – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si dikabarkan mengganti empat kapolres di…

Catut Nama Pejabat Kajati, Oknum Ngaku Bisa Urus Korupsi DAK Seluma

BENGKULU – Penyidikan Kejati Bengkulu menemukan kejanggalan terhadap kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK)…

BS Datangkan 76 Tabung Oksigen dari Lampung

BENGKULU SELATAN – 76 tabung oksigen didatangkan dari Provinsi Lampung untuk RSUHD Manna. Sebab, stok…

DPRD BS Sarankan Cakades Gugat Ke PTUN

BENGKULU SELATAN – Ketua DPRD Bengkulu Selatan (BS), Barli Halim SE menyarankan agara Cakades yang…

BPBD Terima Bantuan WRS

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Daerah (Pemkab Bengkulu Selatan (BS) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Untuk Covid, Gubernur Minta Kades Anggarkan DD 8%

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menetapkan pelaksanaan PPKM tingkat desa dan kelurahan di provinsi…

Sopir Fuso Dirampok di Jalan Lintas Dua Jalur BS

BENGKULU SELATAN – Basarudin Siregar (49) Supir Fuso warga Ponjol Rt.02, Rw 016, Kelurahan Kayuringin…

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Ibu Hamil Meninggal Dunia

NIUR – Ibu hamil warga Desa Niur, Kecamatan Sukaraja yang berdomisili di Kelurahan Betungan, Kota…

Bawa Senpi, Warga Bengkulu Dibekuk

SELEBAR – Tim Puyang Serawai Polres Seluma mengamankan senjata api (Senpi) jenis revolver dari tangan…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading