Kamis, 13 Mei 2021

Pengelolaan BUMDes Banyak Temuan

Angkasanews.id-
Jumat, 11 Desember 2020 | 02:50WIB
2 menit baca
inspektorat Dedy Rahmadani
16859678893602362891

 

PEMATANG AUR – Setelah melakukan audit khusus ke 16 desa di kabupaten Seluma. Rencananya Inspektorat Kabupaten Seluma tahun depan akan melakukan audit reguler ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Karena berdasarkan hasil audit ke desa-desa sebelumnya, banyak sekali temuan berkaitan dengan BUMDes. Inspektur Daerah Deddy Ramdhani SE M. SE MA mengatakan bahwa, hasil audit reguler oleh auditor ke lapangan, banyak sekali ditemukan temuan berkaitan dengan BUMDes. “Tahun depan prioritas untuk mengaudit dana BUMDes. Karena dari 16 desa yang dilakukan audit sebelumnya, masih banyak ditemukan tidak tersedianya data, proses usaha dan penyaluran ke BUMDes tidak sesuai aturan,” kata Deddy kepada wartawan, kemarin. Menurutnya, ada juga BUMDes yang merugi. Ada BUMDes yang tidak melaporkan kegiatan setiap tahun. Ada juga yang tidak ada bukti pembelian barang BUMDes. Atas banyak temuan tersebut, berdasarkan hasil rapat bersama, maka rencananya berkaitan dengan BUMDes ini akan dilakukan audit reguler setiap tahunnya. “Karena BUMDes ini kan bentuknya usaha, jadi tidak boleh rugi. BUMDes ini harusnya terus meningkat. Serta harus jelas badan hukum dan keuangannya,” ucap Deddy.
Sementara itu, Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), atas audit reguler yang dilakukan di 16 desa di Kabupaten Seluma, terkait dengan penggunaan Dana Desa. Dimana dalam rekapitulasi tersebut, terdapat temuan sebesar Rp 4,1 Miliar. Temuan tersebut diketahui, setelah tim auditor turun ke lapangan, melakukan audit reguler ke 16 desa. Beberapa temuan tersebut diantaranya, Desa Pagar Banyu Kecamatan Ulu Talo sebesar Rp 26 juta, yang berkewajiban mengembalikan uang tersebut karena tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sebanyak lima desa, saat ini belum melengkapi SPJ. Yaitu Desa Pering Baru, Desa Genting Juar, Desa Tanjung Agung, Talang Durian dan Desa Maras Bantan dengan total Rp2,4 Miliar. Yang harus segera dilengkapi oleh desa yang bersangkutan. Kemudian, dua desa, diantaranya Desa Talang durian dan Desa Maras Bantan. Sejauh ini belum mendapatkan verifikasi dari Sekretaris Desa, dimana dari dua desa tersebut total temuan mencapai Rp 1,7 Miliar.(ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Mantan Sekwan Seluma Divonis 15 Bulan Penjara

SELEBAR – Mantan (eks) Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Seluma, Eddy Soepriady, M Si, divonis bersalah….

,

Temuan 15 M, Sebabkan BS Gagal WTP

BENGKULU SELATAN – Pemda BS kembali gagal meraih WTP dalam pengelolaan pemerintahan BS tahun ini….

Terjun di Bendungan, Pelajar SMPN 39 Seluma Tenggelam

RANTAU PANJANG – Pelajar kelas II SMPN 39 Seluma, bernama Mikri (13) warga Desa Tebat…

Anggaran Minim, Upayakan Pinjaman Daerah

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE.MM menyampaikan di hadapan anggota DPRD…

Gelar Sholat Id di Masjid, Kapasitas Hanya 50%

PEMATANG AUR – Berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Agama (Kemenag) RI nomor 07 tahun 2021…

Setelah 18 Tahun, Pertama Kalinya Seluma Raih WTP

PEMATANG AUR – Setelah penantian panjang, memasuki usia ke 18 tahun, akhirnya Kabupaten Seluma meraih…

Tabat BS-Seluma Sudah Final

BENGKULU SELATAN – Permasalahan tapal batas (tabat) Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Seluma dinyatakan selesai…

Jabatan Direktum PDAM BS Ramai Peminat

BENGKULU SELATAN – Seleksi calon Direktur PDAM Tirta Manna belum dimulai, karena sampai saat ini…

Hari Ini, Eks Sekwan Jalani Sidang Vonis

SELEBAR – Sesuai dengan jadwal agenda sidang terhadap terdakwa kasus korupsi anggaran BBM dan pemeliharaan…

,

Mantan Wabup Seluma Ditangkap di Hotel

BENGKULU – Setelah diburu sekitar 2 bulan, mantan Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE akhirnya…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading