Kamis, 4 Maret 2021

Ratusan Hektare Sawah Terdampak Banjir, Tanpa Asuransi

Angkasanews.id-
Minggu, 11 Oktober 2020 | 11:28WIB
1 menit baca
16859678893602362891

 

SEMENTARA ITU Berdasarkan data dari Dinas Pertanian kabupaten Seluma, jumlah persawahan masyarakat yang terkena dampak banjir di kabupaten Seluma seluas 157 hektare. Data tersebut, belum masuk untuk wilayah Kecamatan Semindang Alas (SA) dan Semidang Alas Maras (SAM). Plt Kepala Dinas Pertanian Arian Sosial M. Si melalui Kabid Pertanian Joko Volleyantoro ST mengatakan bahwa, untuk data dari kecamatan SA dan SAM memang belum diterima pihaknya, karena wilayah tersebut banjir cukup luas, serta hingga sore Jumat (9/10) masih ada beberapa areal persawahan yang tergenang air. “Data sementara berdasarkan laporan, wilayah paling luas terdampak banjir itu di Kecamatan Seluma Selatan seluas 132 hektare. Kemudian Kecamatan Ulu Talo 11 hektare dan Kecamatan Talo 14 hektare. Ini baru data sementara,” kata Joko dikonfirmasi, kemarin.

Menurutnya, beberapa desa yang banyak areal persawahan yang terendam banjir yaitu, persawahan di Desa Pasar Seluma, Sukarami, Tanjung Seru, Tanjungan dan Padang Merbau. Rata-rata banyak persawahan yang terendam sehingga gagal panen. “Tapi ada juga yang sudah selesai panen dan baru akan panen. Namun, tidak sedikit juga yang terancam gagal panen,” tambahnya.

Karena itu Joko menyarankan agar kedepannya petani di kabupaten Seluma mengurus Asuransi Usaha Tani (AUT). Dimana, petani hanya membayar Rp 36 ribu per-masa tanam saja dan 144 ribu sudah disubsidi oleh pemerintah. Petani akan menerima asuransi hingga Rp6 juta perbulan. Disampaikannya bahwa, jika program AUT ini sendiri dilakukan di saat akan masa tanam dilakukan. Dengan ikut program ini maka sewaktu waktu terkena musibah ataupun gagal panen akibat bencana alam atau hama maka petani tidak terlalu di rugikan dan tetap masih mendapatkan keuntungan. Serta petanipun tidak dirugikan. Dijelaskan, jika saat ini luas persawahan di kabupaten Seluma seluas 9300 Hektar namun yang sudah mengasuransikan tercatat baru 200 hektar. Sehingga tugas dari dinas pertanian lah harus intens melakukan sosialisasi program ini ke petani. (crt/ndi)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

IGI Audensi dengan Bupati

PEMATANG AUR – Bupati Seluma Erwin Octavian, SE Selasa siang kemarin, menerima kunjungan Ketua Ikatan…

Tiga Pengemudi Mobil Terlibat Laka Beruntun

TALANG SALING – Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) beruntun terjadi di ruas jalan lintas Kabupaten Seluma, tepatnya…

Okti Sebut Disperindagkop Sepelekan DPRD

PEMATANG AUR – Tidak Tersedianya anggaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Dinas Perindagkop, harus…

Bupati Soroti Pesta Kurang Patuh Prokes

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 secara resmi…

Gubernur Bengkulu Ajak Masyarakat Cintai Produk Daerah

BENGKULU – Dalam rangka mensukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Wisata Indonesia (Gernas…

Gubernur Minta Ada Lompatan Kinerja

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menginginkan adanya transformasi serta lompatan perubahan dalam kinerja birokrasi…

Mutasi di BS Tertunda Izin Mendagri

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi,SE.MM dan Wakil Bupati BS, Rifa’i Tajudin…

Ulil Sarankan Gelar Seleksi Sekda Seluma

PEMATANG AUR – Hingga saat ini Sekda Seluma masih dijabat oleh penjabat. Sehingga DPRD Seluma…

8 Maret, Sekolah Tatap Muka di Seluma

PEMATANG AUR – Berdasarkan hasil rapat yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Seluma dan Satgas Covid…

Sertijab Plh Bupati dan Bupati/Wabup Terpilih Digelar

BENGKULU SELATAN – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Bengkulu Selatan (BS) menggelar Rapat Paripurna serah terima…