Minggu, 7 Maret 2021

Stadion Manahan Diprediksi Tak Penuh Saat Persis Solo Vs Semen Padang, Ini Alasannya

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:35WIB
2 menit baca
16859678893602362891

Solopos.com, SOLO — Animo penonton laga uji coba antara Persis Solo melawan Semen Padang di Stadion Manahan, Kamis (5/3/2020) diperkirakan tak terlalu tinggi.

Laga yang digelar di hari kerja plus waktu penjualan tiket yang mepet menjadi kendala suporter untuk memadati stadion. Harga tiket yang dianggap mahal juga membuat sejumlah pendukung Persis berpikir ulang.

Panpel sendiri menyediakan 18.000 lembar tiket untuk laga uji coba kontra Kabau Sirah. Penjualan tiket baru dibuka Selasa (3/3/2020) malam melalui sejumlah korwil Pasoepati maupun perwakilan Surakartans. Ketua Pasoepati Pasar Kliwon, Yudi Winarno, menyebut tiket yang terjual di korwilnya hingga Rabu (4/3/2020) siang baru sekitar 450 lembar.

Menurut Yudi, faktor laga yang digelar pada sore hari plus hari kerja membuat sejumlah suporter berhalangan hadir. “Apalagi mereka yang kerja di luar kota, enggak nyandak waktunya. Pelajar juga mepet waktu pulang sekolah,” ujar Yudi saat dihubungi Solopos.com, Rabu.

Yudi mengatakan sekitar 450 anggota Ultras Pasoepati kemungkinan besar absen karena tak bisa meninggalkan pekerjaan. Dia menyebut waktu promosi pertandingan yang mepet juga membuat suporter kesulitan mengatur waktu untuk menyimak laga.

Sebagai informasi, penjualan tiket Persis kontra Semen Padang hanya berlangsung Selasa malam hingga Rabu malam. “Padahal idealnya paling tidak H-4 sudah mulai presale.” Yudi memprediksi anggota Pasoepati yang hadir ke stadion tak lebih dari 12.000 orang melihat sejumlah kendala di lapangan.

Kelompok pendukung Persis yang tergabung dalam Surakartans juga tak bisa memberikan dukungan all out karena kendala waktu pertandingan dan tingginya harga tiket. Perwakilan Surakartans, Adith, memprediksi hanya ada sekitar 5.000 orang yang bakal menonton laga uji coba.

Penonton dari Surakartans biasanya mencapai 6.000 orang lebih saat Persis menggelar laga kandang. “Sebenarnya banyak yang berminat nonton, tapi berhubung mepet jam kerja ya susah. Sebagian memilih menabung untuk melihat uji coba terakhir Persis sekaligus launching,” ujar Adith.

Adith tak menampik besaran harga tiket sedikit banyak memengaruhi animo anggota Surakartans. Menurut dia, banderol tiket Rp50.000 hingga Rp150.000 cukup mahal untuk sebuah laga uji coba.

“Mungkin manajemen memang butuh biaya besar untuk sewa stadion dan lain sebagainya. Masalahnya hal itu tidak pernah disampaikan secara transparan sehingga suporter berpikir tiket dengan harga segitu cukup mahal,” ujarnya.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

Diduga Ada SPJ Fiktif

Pada Kasus Dugaan Korupsi Anggaran BBM Dan Pemeliharaan Kendaraan Dinas SELEBAR – Dalam sidang terdakwa…

Bupati Seluma dan Bupati BS Bertransformasi Melalui Kolaborasi

BENGKULU SELATAN – Bupati Seluma, Erwin Octavian SE bersama pejabat Seluma hadir di Kabupaten Bengkulu…

Calon Jamaah Haji Wajib Vaksin Divaksin

BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu saat ini sedang mempersiapkan rencana keberangkatan Calon Jamaah Haji…

,

Kebakaran Pagi Tadi, Hanguskan Gudang dan 10M3 Kayu

MUARA DAMAU – Kebakaran terjadi di gudang milik Rohan (68) warga Desa Muara Danau Kecamatan…

Diberi Uang, Remaja Digarap Tetangga

SELEBAR – Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur lagi-lagi kembali terjadi di Kabupatrn Seluma….

Susun RKPD 2022, Bupati Sampaikan Proritas Unggulan

BENGKULU SELATAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Badan Perencanaan Daerah (Bapeda-Litbang) mengelar forum…

Gubernur Temui Nelayan Tradisional

BENGKULU – Polemik antar nelayan tradisional dan nelayan trawl yang sempat adu ricuh, ditengahi Gubernur…

IGI Audensi dengan Bupati

PEMATANG AUR – Bupati Seluma Erwin Octavian, SE Selasa siang kemarin, menerima kunjungan Ketua Ikatan…

Tiga Pengemudi Mobil Terlibat Laka Beruntun

TALANG SALING – Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) beruntun terjadi di ruas jalan lintas Kabupaten Seluma, tepatnya…

Okti Sebut Disperindagkop Sepelekan DPRD

PEMATANG AUR – Tidak Tersedianya anggaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Dinas Perindagkop, harus…