Rabu, 12 Mei 2021

Waspada! Ada Penghipnotis Berkeliaran dengan Modus Survei Bansos

Angkasanews.id-
Kamis, 4 Februari 2021 | 02:04WIB
2 menit baca
16859678893602362891

SENGKUANG – Di tengah Pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat wajib hati-hati. Berbagai modus penipuan dilakukan. Seperti aksi hipnotis yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTD) terjadi di wilayah Kabupaten Seluma. Hal tersebut sontak membuat masyarakat Kabupaten Seluma heboh dan resah dengan peristiwa kejahatan diduga dengan hipnotis ini. Kejadian penipuan tersebut terjadi di Desa Sengkuang, Kecamatan Seluma Selatan. Menimpa seorang ibu rumah tangga yang sedang mengandung, yakni diketahui bernama Mariyati (28). Ia menjadi konban hipnotis yang dilakukan oleh dua orang pria yang tak dikenal. Dalam melancarkan aksinya, dua orang pelaku yang tak dikenal tersebut menggunakan sepeda motor jenis Vixion. Kedua pelaku menggunakan pakaian rapi, layaknya seperti pegawai bank atau pegawai kantoran. Kedua pelaku mendatangi rumah korban, dengan modus melakukan survei (Pendataan) Bantuan Sosial (Bansos).
“Seperti om ini, mereka lama berdiri di luar dan nanya-nanya kepada saya. Tahu saya di rumah sendiri, kedua orang itu masuk. Yang satu orang salaman kepada saya, yang satu lagi enggak,” kata Mariyati korban Hipnotis saat dikonfirmasi Radar Seluma di kediamannya.
Diceritakan Mariyati, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Pada saat itu dirinya sedang berada di rumah bersama anaknya yang masih kecil. Tiba-tiba datanglah dua orang pelaku hipnotis bertamu ke rumah korban. “Katanya mau mendata bantuan om. Orang itu berdua, satu orang kecil-kecil dan yang satu lagi besar om. Pakaiannya rapi, kayak orang kantoran om. Memakai tas,” bebernya.
Menurut Maryati, awalnya kedua pelaku hanya bertanya-tanya kepada korban di depan pintu rumah korban. Tak lama kemudian, mengetahui korban yang saat itu hanya di rumah sendirian. Kedua pelaku pun langsung masuk ke dalam rumah korban. Kedua pelaku kembali mengalihkan pembicaraan kepada korban terkait dengan pendataan Bansos. “Satu orang yang naya-naya terus om. Kalau yang satu lagi hanya diam saja om. Ya, menanyakan pernah dapat bantuan dari Pemerintah ataupun dari desa atau tidak,” terangnya.
Pelakupun mengatakan kepada korban jika nantinya korban akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari tempat kerjanya. Akan tetapi dengan syarat, korban bersedia terlebih dahulu menunjukkan barang berharga yang dimiliki oleh korban. Korban yang pada saat itu hanya bisa mengangguk-anggukkan kepala (Seperti tak sadarkan diri). Akhirnya menuju ke kamarnya dan mengambil barang berharga yang dimilikinya. Yakni, uang tunai senilai 1,2 juta seta Hanphone. Korbanpun menyerahkan barang miliknya tersebut kepada pelaku. Setelah menerima barang berharga milik korban. Kedua pelaku pun langsung pamit dan bergegas pergi meninggalkan korban. “Lumayan lama om, ada sekitar setengah jam om baru saya sadar om. Uang Rp 1,2 juta dan HP yang dibawanya,” pungkasnya.
Korban yang pada saat itu usai terkena hipnotis hanya dapat terduduk lemas. Sedangkan anaknya yang masih kecil memberitahu kepada para tetangganya jika HP miliknya hilang. Pada saat kejadian tersebut diketahui jika kondisi di depan rumah korban ada ibu-ibu yang sedang duduk di teras rumah. Hanya saja ibu-ibu tetangga korban tidak mengetahui kejadian tersebut. Tetangga korban mengira jika kedua pelaku tersebut merupakan petugas dari Bank yang ingin melakukan survei. “Motornya parkir di depan ini pak. Kami tidak kelihatan benar orangnya pak. Yang kami liat motornya warna hitam pak, motor besar. Kiraian kita mereka tamu ibu ini, penampilannya seperti pegawai bank,” singkat tetangga korban.(ctr)

Tulis Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini Lainnya

,

Mantan Sekwan Seluma Divonis 15 Bulan Penjara

SELEBAR – Mantan (eks) Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Seluma, Eddy Soepriady, M Si, divonis bersalah….

,

Temuan 15 M, Sebabkan BS Gagal WTP

BENGKULU SELATAN – Pemda BS kembali gagal meraih WTP dalam pengelolaan pemerintahan BS tahun ini….

Terjun di Bendungan, Pelajar SMPN 39 Seluma Tenggelam

RANTAU PANJANG – Pelajar kelas II SMPN 39 Seluma, bernama Mikri (13) warga Desa Tebat…

Anggaran Minim, Upayakan Pinjaman Daerah

BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE.MM menyampaikan di hadapan anggota DPRD…

Gelar Sholat Id di Masjid, Kapasitas Hanya 50%

PEMATANG AUR – Berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Agama (Kemenag) RI nomor 07 tahun 2021…

Setelah 18 Tahun, Pertama Kalinya Seluma Raih WTP

PEMATANG AUR – Setelah penantian panjang, memasuki usia ke 18 tahun, akhirnya Kabupaten Seluma meraih…

Tabat BS-Seluma Sudah Final

BENGKULU SELATAN – Permasalahan tapal batas (tabat) Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Seluma dinyatakan selesai…

Jabatan Direktum PDAM BS Ramai Peminat

BENGKULU SELATAN – Seleksi calon Direktur PDAM Tirta Manna belum dimulai, karena sampai saat ini…

Hari Ini, Eks Sekwan Jalani Sidang Vonis

SELEBAR – Sesuai dengan jadwal agenda sidang terhadap terdakwa kasus korupsi anggaran BBM dan pemeliharaan…

,

Mantan Wabup Seluma Ditangkap di Hotel

BENGKULU – Setelah diburu sekitar 2 bulan, mantan Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE akhirnya…

Kesehatan

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading